Bawa Kekesalan Masyarakat, Dewan Minta Konpensasi PLN

Bawa Kekesalan Masyarakat, Dewan Minta Konpensasi PLN

146
BERBAGI
Ketua DPRD Kota Bengkulu - Erna Sari Dewi

Paris: Disambar Petir

RBO, BENGKULU – Hampir 24 jam, listrik di Bengkulu mengalami pemadaman. Bahkan sudah 2 hari berturut-turut. Hal ini menuai protes sejumlah masyarakat, tak terkecuali masyarakat kota. Amarah sejumlah media sosialpun disampaikan, bahkan ada yang langsung menyampaikan ke wakil rakyat di DPRD Kota.

“Kita datangi kantor PLN ini membawa amarah, kekesalan dan pertanyaan masyarakat kota terkait listrik yang padam dari pagi hingga pagi lagi ini. Kita selaku konsumen berhak mendapatkan pelayanan yang maksimal,” sampai Ketua DPRD Kota Erna Sari Dewi, SE.

Ditambahkan Sekretaris Komisi III Rena Anggraini, harusnya jika ada pemadaman pihak PLN bisa langsung menginformasikan ke masyarakat melalui media massa.

“Kasihan pedagang yang memang andalkan listrik, kasihan anak anak yang terganggu belajarnya, perusahaan merugi akibat listrik padam tanpa pemberitahuan, bisa rusak alat elektronik kalau begini terus,” sambung Dia.

Sementara itu, dua srikandi komisi III lainnya yakni Reni Heryanti dan Rafika menambahkan, harusnya pihak PLN memberikan konpensasi kepada pelanggan. Salah satunya yakni memberikan diskon pembayaran listrik di bulan ini.

“Harus ada konpensasi, karena konsumen sudah dirugikan,” sambungnya.

Setelah menampung semua keluh kesah dan masukan dari empat srikandi DPRD Kota, Manager PLN Paris El Hakim menjelaskan bahwa korsleting terjadi lantaran gangguan alam.

“Sistem interkoneksi 70 kV mulai dari GI Lubuk Linggau, Sukamerindu, pekalongan dan TES (Black Out). Namun sebagian sudah menyala, kota Bengkulu memang menjadi dampak. Ini tidak ada hubungan dengan apapun, justru kamipun merugi ketika listrik padam. Soal konpensasi untuk konsumen, sesuai Undang Undang akan diberikan jika 3 kali 24 jam terjadi pemadaman,” singkat Dia. Baca berita lainnya di halaman 11. (lay)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

19 + 11 =