Belum Gajian, Dewan Kota Pantang Ngemis

Belum Gajian, Dewan Kota Pantang Ngemis

133
BERBAGI

Yudi: Ini Penzaliman

RBO, BENGKULU – Ketua DPRD Kota Bengkulu, Erna Sari Dewi, SE menegaskan bahwa Dewan kota tidak akan mengemis. Meski hingga detik ini, belum terima gaji. Dikatakan Erna bahwa benar kebutuhan masing masing dewan terkait gaji berbeda beda.

“Kita akan panggil Sekretaris Daerah (Sesda) Kota mempertanyakan belum keluarnya gaji dewan. Kita minta sesda untuk menjelaskan terkait keterlambatan ini. Gaji merupakan hak dari anggota dewan, jadi saya minta jangan dipermainkan. Memang sejauh ini anggota belum terima gaji dan itu sudah meresahkan sebagian dewan,” sampai Dia.

Apakah akan datang menemui bagian DPKKA, Erna menegaskan bahwa hal itu tidak akan dilakukan.

“Kita akan minta pihak eksekutif datang, kita undang dan mari sama sama selesaikan persoalan ini,” sampai Dia.

Sementara itu Wakil ketua I DPRD Kota Yudi Darmawansyah menyampaikan, bahwa dirinya selaku pimpinan telah berupaya mempertanyakan langsung dengan Walikota Bengkulu H Helmi Hasan, SE tentang anggotanya yang belum terima gaji.

“Rasa tanggung jawab sebagai pimpinanlah akhirnya saya temui Walikota, bersama Waka II DPRD Kota Teuku Zulkrnain, saat itu saya minta kepada Walikota untuk memerintahkan aparatnya menyelesaikan Peraturan Walikota (Perwal) tentang Tunjangan Komunikasi. Sebab tanpa itu, dewan tak bisa terima gaji. Ini kejadian langkah, se Indonesia hanya dewan kota yang belum terima gaji,” sampai Yudi.

Yudipun mendapati kabar, bahwa keterlambatan gaji ada unsur kesengajaan dari pemerintah. Namun harapannya, kabar itu tidak benar dan jangan ada bergening bergening seperti yang didengungkan.

“Rupa rupanya ada perda RTRW yang belum tuntas dan pemerintah menunggu itu, nah perwal TKI yang berkaitan dengan gaji dewan sepertinya menjadi senjata. Ini kejadian sangat memalukan, dan baru sekali ini terjadi. Selama saya jadi dewan, baru ini serasa dipermainkan, dan saya pastikan akan ada sikap yang kita lakukan,” kata dia.

Hasil penelusuran jurnalis, besaran gaji penuh dewan kota sekira RP. 13.000.000 (Tiga belas juta rupiah). Gaji itu terdiri dari uang representatif, uang paket, uang jabatan. Kemudian ada pula uang tunjangan komisi, uang tunjangan khusus.

Sementara, anggota dewan yang tidak memiliki Rumah Dinas (Rumdin) akan diberikan tunjangan perumahan. Selain itu, untuk uang tunjangan Badan Musyawarah, uang tunjangan keluarga untuk suami/istri dan dua orang anak serta uang tunjangan beras. (lay)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

5 + fourteen =