Dewan Terpidana dan Tsk Tetap Terima Gaji

Dewan Terpidana dan Tsk Tetap Terima Gaji

BERBAGI
Lebaran

RBO, BENGKULU – Dua anggota dewan Provinsi Bengkulu periode 2014-2019 yang tersandung kasus hukum masih menerima gaji. Padahal telah diajukan pemberhentiannya oleh partainya PPP dan PAN.

Untuk itu, dari Fraksi PPP yang berkoalisi dengan PKS di DPRD Provinsi Bengkulu berharap agar proses PAW bisa segera dilaksanakan. “Kalau tidak salah sudah dua bulan terakhir satu anggota fraksi kami yang kosong. Karena nonaktif atau bisa dikatakan telah diberhentikan oleh partainya. Untuk itu, jelas kami merasa dirugikan dengan berkurangnya anggota fraksi Keadilan Pembangunan sebab itu, kami berharap segera, secepatnya proses PAW itu bisa dilaksanakan,” ungkap Ketua Fraksi Keadilan Pembangunan DPRD Provinsi Bengkulu, H. Maras Usman S.Sos, saat ditanyai sedang berada di komisi I, Kamis (23/2).

Dilain pihak, soal Hj. Rosna anggota fraksi PAN, menurut Wakil Ketua FPAN, Armansyah Mursalin, SH mengatakan serupa. Pihaknya berharap proses pergantian antar waktu itu bisa segera dilaksanakan.

“Tentu kita berharap segera terlaksana dan anggota fraksi kita bisa lengkap kembali,” tambah Armansyah.

Sementara itu, dari Sekwan Provinsi Bengkulu H. Syofwin Syaiful SH saat ditanyai soal pemberhentian dan PAW dua anggota dewan Provinsi tersebut dia enggan mengomentari terlalu jauh. Soal gaji untuk Rosna serta Soheri, dia mengatakan sebaiknya tanyakan pada bagian keuangan. “Kalau untuk gaji mereka, silakan tanya langsung dengan bagian keuangan. Sedangkan untuk proses pemberhentian ataupun PAW silakan langsung tanya pada fraksi bersangkutan,” singkat Sekwan saat ditanyai usai paripurna. (idn)

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY