Siswi Korban Tenggelam Ditemukan, Pacarnya Masih Diperiksa Polisi

Siswi Korban Tenggelam Ditemukan, Pacarnya Masih Diperiksa Polisi

280
BERBAGI
Wawan/RBO: Proses Evakuasi Korban

Dalami Kemungkinan Motif Lain

RBO, SELUMA- Sejak dilaporkan tenggelam di Sungai Kungkai desa Tanjung Kwau kecamatan Lubuk Sandi pada Selasa (21/2) lalu. Akhirnya jasad Indah Permata Sari (15) Siswi kelas 3 SMPN 26 Talang Tinggi yang merupakan warga desa Lubuk Lagan kecamatan Seluma Barat, ditemukan Jumat (24/2) sekitar pukul 14.30 WIB.

“Jasad ditemukan sekitar pukul 14.30 WIB tak jauh dari jembatan gantung desa Padang Pelasan Kecamatan Air Periukan oleh Tim SAR, BPBD, PMI, TNI/POLRI dibantu masyarakat dengan kondisi pakaian masih lengkap “sampai sekretaris BPBD Seluma, Dodi Hartono SIP, dikonfirmasi Jumat (24/2).

Usai dievakuasi, jasad korban yang telah membengkak dan bau tak sedap langsung dibawa ke Puskesmas di Kelurahan Dermayu kecamatan Air Periukan, untuk kemudian dilakukan visum di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Bengkulu, setelah itu di bawa ke rumah duka.

“Proses pencarian membutuhkan waktu 3 hari” sampai Dodi.
Sementara itu, kasus tenggelamnya siswi SMP ini masih didalami pihak kepolisian terkait adanya kemungkinan dugaan motif lain.

“Untuk pacar korban masih diamankan di Mapolres Seluma” sampai Kabag Ops Polres Seluma Kompol Sugeng Hari Pribadi SH, kemarin.

Terkait informasi adanya penetapan tersangka kepada sang pacar, Kabag Ops membantahnya.

“Belum, karena kita lagi memenuhi alat bukti dahulu. barang bukti isi dari alat bukti,  tapi masih di amankan. Semoga Allah memberikan petunjuk. Sehingga kejadian ini terungkap kebenarannya” sampai Kabag Ops.

Ditambahkan Kabag Ops, atas peristiwa tersebut, pihaknya telah melakukan penyelidikan di pihak keluarga, dan lingkungan korban maupun rekan-rekan korban.

“Alhamdulillah sesuai analisa awal sebelum saksi dibawa ke Polisi, kami sudah lidik dikeluarga dan lingkungan korban, maupun rekan-rekan korban.

Atas kejadian semacam ini, pihaknya mengimbau kepada orang tua agar lebih ketat mengawasi anak-anaknya, terutama anak perempuan dan keluarga perlu cerewet untuk kepentingan si anak maupun menjaga nama baik keluarga.

“Untuk anak-anak perempuan usia remaja, jangan mudah termakan bujuk rayu untuk berbuat yang negatif, hanya karena cinta. Jangan mau untuk di ajak pergi ke suatu tempat terutama tempat yang sepi atau rawan. Jika ada yg mengajak ke suatu tempat yang demikian, langsung ambil tindakan untuk berhenti dan pulang” pesan Kabag Ops mengingatkan. (One)

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

nineteen + 13 =