Pengadaan Bibit Cabe 2 Kabupaten Tidak Fiktif

Pengadaan Bibit Cabe 2 Kabupaten Tidak Fiktif

BERBAGI

RBO, BENGKULU – Tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu terus mendalami kasus pengadaan bibit Cabe tahun anggaran 2014 di 4 Kabuapten yaitu, Kabupaten Kaur, Rejang Lebong, Bengkulu Utara dan Kabupaten Mukomuko.

Hasilnya, untuk Kabupaten Kaur dan Kabupaten Rejang Lebong menurut penyidik Kejati tidak ditemukan dugaan pelanggaran atau fiktif.

Disampaikan Kajati Bengkulu Sendjun Manulang SH, MH melalui Kasi Penkum Ahmad Fuadi memang beberapa waktu lalu tim penyidik turun lapangan untuk cek bibit cabe di 2 kabupaten.

Pertama penyidik cek ke Rejang Lebong dan hasilnya memang ada pengadaan bibit cabe tersebut, dan dinyatakan tidak fiktif secara pisik bibit cabe tersebut ada. kemudian tim penyidik juga memeriksa di kabupaten Kaur hasilnya sama.

Salah satu sumber penyidik yakni petani yang ada di kabupaten itu. Menurut petani, bahwa mereka menerimannya bahkan sudah dipanen dan telah mendapatkan hasilnya.

“Dari 4 Kabupaten yang menerima bibit cabe tersebut, Kita sudah menijau 2 lokasi Kaur dan Rejang Lebang dan hasilnya pengadaan bibit tersebut memnag ada dan tidak piktif, saat kita konfirmasi sama kelompok tani di 2 Kabupaten itu mengaku ada menerima bibit cabe tersebut,” terang Ahmad Fuadi kemarin,(24/2),lanjutnya.

Setelah tim penyidik cek di 2 kabupaten tersebut belum ada yang menandakan bahwa pengadaan bibit cabe yang diadakan Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu tahun 2014 lalu terindikasi fiktif.

“dari 2 Kabupaten yang sudah ditinjau belum terindikasi dugaan Fiktrif,” imbuh Fuadi. Untuk Kabupaten Bengkulu Utara dan Mukomuko, tim penyidik Kejati juga akan segera meninjaunya. “Dua Kabupaten yang belum kita usahakan secepatnya dicek,” tutupnya.(cw5)

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

five + fifteen =