2 Orang, Doktor Baru IAIN Bengkulu

2 Orang, Doktor Baru IAIN Bengkulu

BERBAGI

RBO, BENGKULU – Ada kemajuan yang dialami IAIN yang saat ini yang terus berjuang untuk meningkatkan statusnya menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Apa itu? Dari 35 orang dosen yang dikirim untuk mengikuti pendidikan S3, ada 2 orang yang sudah selesai pendidikannya tahun 2017 ini. Yaitu, Dr.Suawarjin M.A yang dilantik pada tanggal 17 Februari kemarin di UIN Jogja, dan  Dr. Irwan Satria M.Pd.

“Ya, tahun 2017 yang jadi Doktor ada Irwan Satria yang baru dilantik sekitar beberapa bulan yang lalu , sedangkan Suawarjin baru beberapa minggu yang lewat bulan ini ,’’ ujar Humas Dokumentasi dan Publikasi IAIN Bengkulu, Drs. Matsuri M.Pd.i kemarin.

Sedangkan 33 orang lainnya, lanjutnya, mereka masih berproses. Sebab masa pendidikannya juga tidak serentak. ‘’Yang jelas mereka itu tetap dalam proses dan diharapkan bisa selesai secepatnya.

Soal kapan IAIN statusnya meningkat menjadi UIN, ia belum  bisa menjelaskannya secara pasti. Karena, hal ini sedang dalam tahap proses juga. “Ya, kita usahakan secepatnya IAIN menjadi UIN. Karena kami juga masih menunggu dan  berjuang semaksimal mungkin agar terealisasikan secepat mungkin. Atas nama Rektor mohon izin dan doanya agar secepatnya semuanya terwujud IAIN menjadi UIN,” paparnya.

Sedangkan jumlah mahasiswa IAIN sampai saat ini, lanjutnya, ada sebanyak 7000 mahasiswa . Mereka ini dilayani oleh Jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat. Sebab, dari tahun ke tahun minat orang masuk IAIN Bengkulu terus meningkat. “Kalau jumlah mahasiswa kita itu dari tahun ketahun selalu mengalami peningkatan yang cukup banyak. Apalagi kalau sudah jadi UIN nanti, pasti akan lebih banyak lagi,”jelasnya.

Sementara itu, staf Kepegawaian IAIN Bengkulu,  Ferbrianto S.Kom saat ditemui RADAR BENGKULU di ruang kerjanya kemarin menambahkan, jumlah dosen yang mendaftar untuk ikuti studi S3  adapun 35 orang. Yaitu,  1, Dra. Hj. Khairiah, M.Pd, 2. Drs. H.Supardi, M.Ag, 3. Drs. H. Khairuddin, M.Ag, 4. Drs. H. M. Nasron, M.Pd.I, 5. Drs. Nurul Hak, MA, 6. Drs. Suansar Khattib, M.Ag, 7. Rohmadi, S.Ag., MA, 8. Dra. Suryani, M.Ag, 9. Dra. Rindom Harahap, M.Ag, 10. Yusmita, M.Ag, 11. Mus Mulyadi, S.Ag., M.Pd, 12. Drs. Sukarno, M.Pd, 13. Alfauzan Amin, M.Ag, 14. Adisel, M.Pd, 15. Hj. Asiyah, S.Pd., M.Pd, 16. Edi Ansyah, M.Pd, 17. Nurlaili. S.Ag., M.Pd.I, 18. Zurifah Nurdin, M.Ag, 19. M.Ridho Syabibi, M.Ag, 20. H. Junaidi, S.Ag., M.Pd, 21. Deni Febrini, S.Ag., M.Pd, 22. Ismail, S.Ag., M.Ag, 23. Nelly Marhayati, S.Ag., M.Si, 24. Iim Fahimah, Lc., MA, 25. Kasmantoni, S.Ag., M.S.I, 26. Desi Isnaini, MA, 27. Nenan Julir, M.Ag, 28. A. Suradi, M.Ag, 29. Evi Selva Nirwana, M.Pd, 30. Qolbi Khoiri, M.Pd.I, 31. Rahmat Ramdhani, M.Sos.I, 32. Moch. Iqbal, 33. Ismail Jalili, MA, 34. Abdul Aziz Bin Mustamin, M.Pd.I, 35. M.Arif Rahman Hakim, M.Pd.

Untuk yang mendaftar calon Profesor  saat ini belum ada. Sedangkan saat ini IAIN memiliki dua guru besar yang menyandang status Profesor. Yaitu,  Rektor IAIN, Prof. Dr. H. Sirajuddin. M., M.Ag., M.H dan Direktur Pacsasarjana IAIN Bengkulu Prof. Dr. H. Rohimin, M.Ag. “Ya, untuk yang sedang studi S3 dari staf karyawan dan dosen ada 35 orang dan kalau untuk yang Profesor belum ada yang mendaftar sampai saat in,” paparnya .(Mg-02)

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY