Dewan Prov Tanyakan Mesin Jarak Pemprov

Dewan Prov Tanyakan Mesin Jarak Pemprov

BERBAGI
Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu, Irwan Eriadi, M.Si

RBO, BENGKULU – Dalam Lanjutan Raperda perubahan atas Perda nomor 9 tahun 2011 Tentang Retribusi Jasa Umum DPRD Provinsi.

Komisi II mempertanyakan Keberadaan Mesin Pengolahan jarak dan Gudang yang didirikin di Tahun 2007 saat pemerintahan Gubernur Agusrin M Najamudin yang sampai saat ini tidak ada konstribusinya kepada daerah.

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu, Irwan Eriadi, M.Si mengatakan keberadaan mesin tersebut harus menjadi perhatian.

Pasalnya, jika memang masih beroperasi, maka harus diatur retribusinya untuk daerah.

“Kita saat ini kan menggarap Perda Untuk Peningkatan PAD. Kalau mesin tersebut beroperasi jelas harus ada retribusinya ke daerah ,” kata Irwan.

Menurut dia, keberadaan mesin pengolahan jarak tersebut memang tidak jelas. Pasalnya, sejak mulai dioperasikan hingga kini tidak jelas apakah operasinya berlanjut atau tidak. Sementara itu saat ditanyakan ke Dinas Pertanian Hortikultura dan Perkebunan tidak ada jawaban yang jelas. “Kami sudah panggil pihak dinas terkait, namun jawabanya tidak jelas. Untuk itu kami akan sidak,” kata dia.

Sementara itu mantan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Bengkulu, Ir. Ricky Gunarwan yang saat ini menjabat kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan selaku orang yang pernah lama menangani hal tersebut saat menjabat kepala Dinas Perkebunan mengatakan jika keberadaan mesin jarak tersebut memang ada di Daerah Perumdam Kota Bengkulu, namun semejak didirikan mesin tersebut tidak pernah berjalan. (Idn)

Untuk Lebih Lengkapnya Baca RADARBENGKULU Edisi Cetak (28/2)

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY