Kader Bermasalah, Golkar Lihat AD/ART

Kader Bermasalah, Golkar Lihat AD/ART

69
BERBAGI
IWAN/RBO: Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu Buyung Kasdi S.Sos, MM bersama pengurus lainnya

Buyung Kasdi: Reskan Non Aktif, MD dan SH Pendampingan

RBO, BENGKULU – Jika sebelumnya santer beredar isu bahwa Partai Golkar telah melakukan pemecatan terhadap kadernya yang bermasalah hukum, maka dari Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu Buyung Kasdi S.Sos, MM menegaskan belum ada pemecatan terhadap kader yang mereka lakukan.

“Kita belum ada melakukan pemecatan kader. Memang, kami sempat rapat di DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu menyangkut tiga orang kader Golkar yang tersangkut persoalan hukum saat ini,” ungkap Buyung Kasdi saat ditemui dirumahnya, Kamis (2/3).

Menurut Buyung Kasdi yang merupakan mantan anggota Dewan Provinsi Bengkulu tersebut, dari hasil rapat intern yang mereka laksanakan ada tiga nama kader. Pertama Reskan Effendi yang merupakan mantan Bupati Bengkulu Selatan, kemudian anggota dewan Kota Bengkulu Magdhaliansi (MD) serta anggota Dewan Bengkulu Tengah Saharuddin (SH).

“Untuk tiga orang kader kita yang bermasalahn itu diputuskan, Reskan Effendi kita non aktifkan sebagai pengurus, kemudian untuk MD dan SH, itu kita berikan pendampingan dimana akan dilakukan klarifikasi dan kita minta konfirmasi dari keduanya terkait persoalan kasus hukum yang mereka alami,” kata Buyung.(idn) 

Untuk Lebih Lengkapnya baca RADAR BENGKULU EDISI CETAK 3 MARET 2017

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

1 × two =