Pembeli dan Penjual Ganja Dibekuk Polisi

Pembeli dan Penjual Ganja Dibekuk Polisi

BERBAGI
DEDI/RBO: Kapolres Bengkulu AKBP Ardian Indra Nurinta didampingi Kasat Narkoba Iptu Sandi Indrajati Wuguna Menunjukkan BB

RBO, BENGKULU – Jajaran Polres Bengkulu kembali berhasil membekuk 2 pengedar dan pemakai Narkoba jenis ganja. Mereka yaitu, berinisial DY (20) Pembeli sekaligus pemakai, dan berinisial SI (34) Penjual juga pemakai. Kedua Tersangka tersebut diancam hukuman maksimal 20 tahun Penjara.

Kapolres Bengkulu AKBP Ardian Indra Nurinta didampingi Kasat Narkoba Iptu Sandi Indrajati Wiguna S.Ik dalam eksposnya kemarin mengatakan, ini ekspos tangkapan narkoba yang kesekian kalinya. Keberhasilan tangkapan ini tak lepas dari informasi dari masyarakat.

“Informasi tangkapan kita bersumber dari masyarakat. Setelah mendapat informasi kita langsung bergegas melakukan pengintaian, pertama hari Rabu pada tanggal 22 Februari sekira pukul 21.00 WIB di Jalan Murai Kelurahan Kebun Geran Kota Bengkulu, kita berehasil menangkap 1 orang tersangka yaitu DY yang diduga keras melakukan tindak pidana penyalah gunaan narkoba golongan I jenis ganja. Setelah melakukan penangkapan dan penggeladahan ditemukan barang bukti berupa 1 paket campuran daun, biji, dan batang kering yang dibungkus dengan kertas buku dan 1 Unit Handpon Merek Nokia yang berhasil kita amankan,” terangnya saat ekspos di ruangan jumpa pers Polres Bengkulu sekira Pukul 11.30 kemarin, (6/3).

Dikatakan Kapolres, setelah pihaknya berhasil membekuk tersangka DY pihaknya tak berhenti dan terus melakukan pengembangan dari hasil pengembangan, ternyata DY mengaku bahwa barang tersebut didapatkan memalui SI setelah mendengar nyanyian dari DY pihaknya langsung bergerak di hari yang sama sekira pukul 21.30 WIB pihaknya berhasil membekuk SI.

“Tersangka SI ini kita tangkap di jalan Sungai Rupat Kelurahan Gading Cempaka Kota Bengkulu, tersangak SI mengaku memang dirinya menjual satu paket ganja senilai Rp 50.000, kepada DY. Kedua tersangka kita sangkakan pasal 114 Ayat 1 subsidar Pasal 111 Ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman maksimal 20 tahun,” tambahnya.

Kemudian ia juga mengatakan setelah menangkap tersangka SI pihak kembali melakukan pengembangan dari nyanyian SI mengaku mendapat barang tersebut juga dari temannya berinisial AJ.

“Prinsip kita setelah kita menangkap 1 orang tersangka kita akan terus menelusurinya dan menggali dari mana sumber barang haram tersebut. 2 orang tersang kita tangkap ini terdapat 1 orang DPO yaitu berinisial AJ yang sekarang masih kita kejar, kita optimis suatu saat akan tertangkap,” jelas dia.

Kemudian ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Bengkulu apabila menemukan penampakan transaski barang haram tersebut, segera hubungi pihak kepolisian.

“Bagi masyarakat yang melihat silakan hubungi saya atau Kasat Narkoba boleh juga kepolisian lainnya,”tutupnya.(cw5).

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY