Anak Petani dan Anak Dewan Ngelem dan Terjaring Razia Polisi

Anak Petani dan Anak Dewan Ngelem dan Terjaring Razia Polisi

BERBAGI
Ikrok/RBO: Tim Satreskrim Polres Kepahiang saat melakukan razia preminsme dan pekat di depan kantor Kejari kepahiang, Sabtu (17/06) malam kemarin.

RBO, KEPAHIANG –  Satuan Reskrim Polres Kepahiang melakukan razia cipta kondisi dan premanisme untuk memberikan rasa aman jelang lebaran Idul Fitri. Hasil 10 orang diamankan. Mulai dari anak petani hingga anak anggota DPRD Provinsi Bengkulu dapil Kepahiang terjaring mengkonsumsi lem Aibon dan minuman keras, pada Sabtu malam minggu (17/06).

Kapolres Kepahiang AKBP. Pahala Simanjuntak, S. IK,  melalui Kasat Reskrim AKP. Khoirul Akbar,  Sik,  mengungkapkan penguna lem Aibon yang diamankan inisial MM (20),  EN (19), YK (19), RY (19), IM (19), dan DP (19). Semuanya bekerja sebagai petani dari desa Batu Kalung Kecamatan Muara Kemumu Kabupaten Kepahiang.  Lalu  yang diamankan pesta minuman keras inisial AN (21) swasta warga Desa Emang Ijuk,  RT (20) mahasiswa anak anggota DPRD Provinsi dapil Kepahiang warga Desa Batu Bandung Kecamatan Muara Kemumu, SH (17) mahasiswa warga Karang Anyar,  dan RY (22) mahasiswa warga Jalan Veteran Kepahiang.

“Enam penguna Aibon diamankan depan kantor Kejari Kepahiang  dan 4 penguna Miras diamankan dijalan SPP Kelobak, “ujar Khoirul Akbar.

Dari para penguna anggota mengamankan dua kaleng kecil lem Aibon habis pakai dan satu botol New Port dan Anggur Merah (AM). Saat ini 10 orang penguna diamankan ke Polres Kepahiang untuk dibina.

“Nanti kita panggil orang tua masing-masing penguna agar melakukan pembinaan dan tidak mengulangi perbuatannya, “tegas Kasat Reskrim. (izu)

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY