Masyarakat Portal Jalan Menuju Lahan PT. SBI

Masyarakat Portal Jalan Menuju Lahan PT. SBI

29
BERBAGI

RBO, MUKOMUKO – Sesuai dengan janji masyarakat Selagan Raya Rabu lalu, bahwa mereka akan memportal jalan yang berada di Desa Sungai Ipuh I yang mana jalan tersebut merupakan akses menuju lahan yang dikelola PT. Sipef Biodirvesity Indonesia (PT. SBI).
Sebagai mana dijelaskan perwakilan masyarakat Selagan Raya, Mashuri, pemortalan itu dilakukan lantaran adanya kekecewaan masyarakat dengan PT. SBI.
“Yang kami portal itu jalan kami (masyarakat), bukan jalan milik PT. SBI. Dalam kata lain kami melarang pihak SBI menggunakan jalan masyarakat kalau mau ke lahan milik mereka, silakan buat jalan lain,” tegas Mashuri saat dihubung RBI via telpon kemarin.
Selain memportal jalan, sebagian masyarakat sudah membongkar police line yang terpasang di pondok/rumah warga yang berada di kebun.
“Jadi police linenya kami kumpulakan di ramah Kades. Kalau ada yang merasa memiliki atau yang masang police line itu, silahkan ambil,” ujarnya.
Untuk diketahui, Mashuri mengatakan, kekecewaan masyarakat Selagan Raya itu bermula dari aturan yang diterapkan PT.SBI tidak sesuai dengan kearifan lokal masyarakat setempat.
Selain pola mitra yang belum jelas muaranya, sistem bercocok tanam yang diinstruksikan perusahaan kepada masyarakat tidak sesuai dengan petani Segan Raya.
Mashuri mengungkapkan, berdasarkan izin yang dimiliki PT. SBI, perusahaan itu dibolehkan mengelola lahan sekitar luas 1.200 hektar yang mana di lahan itu Juga terdapat kebun warga Selagan Raya yang sudah dikelola turun menurun.
“Disinalah yang menimbulkan masalah. Bagi warga yang bekebun diatas lahan SBI diminta untuk bermitra dengan mengikuti cara mereka. Kemudian keuntungannya belum jelas, apa mungkin kalau atas nama perusahaan tidak menginginkan keuntungan. Terus keuntungan petani kami dimana? Ini yang membuat kami resah,” demikian Mashuri. (sam)

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

sixteen + eighteen =