Peringati HAN, Dikbud Gelar Lomba Mewarna

Peringati HAN, Dikbud Gelar Lomba Mewarna

BERBAGI
Ist/RBO: Wakil Bupati Kepahiang saat mendamping anak-anak TK/PAUD mengikuti perlombaan mewarni, Kamis (10/08)

Diikuti 768 Anak TK/PAUD

RBO, KEPAHIANG – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di Kabupaten Kepahiang cukup kreatif dan meriah. Dimana anak-anak usai dini diajak untuk bersaing dalam lomba mewarnai.
Acara ini gelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kepahiang bertempat diaula serba guna, Kamis (10/08) pagi.
Perlombaan sangat meriah karena diikuti 768 peserta dan dihadiri langsung oleh Bunda Paud Kepahiang Ny Efie M Hidayatullah serta dibuka oleh Wakil Bupati Kepahiang Netti Herwati, S.Sos.
Dalam sambutan pembukaan Wakil Bupati Kepahiang berpesan kepada pengelolah TK/PUAD untuk selalu menanamkan nilai-nilai keagamaan, sopan satu dan berbudi luhur.
Tujuan agar anak-anak Indonesia memilik karakter yang baik dan berakhlak mulia.
“Anak-anak adalah aset yang sangat berharga, bekali anak dengan ketaqwaan dan kejujuran agar mereka jadi anak yang mandiri, semoga anak kita jadi pemimpin di Kabupaten Kepahiang dan tidak korupsi,” kata Wabup.

Pada kesempatan yang sama Bunda PAUD Ny Efie M Hidayatullah, meminta kepada pengelolah dan guru pembimbingi pada TK/PAUD untuk tidak melakukan diskriminasi terhadap anak.
Karena semua tahu anak-anak adalah perwaris bangsa Indonesia masa depan.
“Anak adalah generasi penerus bangsa, melalui peringatan hari anak ini, mari kita hormati hak-hak anak tanpa melakukan perlakuan diskriminatif, maka dari itu peringatan hari anak nasional ini untuk kemajuan anak bangsa,” kata Bunda PAUD.
Pada masanya nanti anak-anak ini akan menjadi anak cerdas, berbudi luhur dan bertaqwa pada Tuhan Yang Maha Esa. Maka dari itu peran tenaga pendidik untuk menanamkan nilai-nilai tersebut pada anak sejak ini. Selain itu tenaga pendidikan harus seorang guru atau orang yang diikuti dan ditiru (tauladan).

“Tindakan dan perilaku pendidik merupakan sosok yang berperan dalam pendidikan, maka pendidik harus peka terhadap kehidupan sosial, pendidik harus bertutur kata yang santun,”sampainya.

Terkait dengan perlombaan ini lanjut Efie selain peringatan HAN ke 33, juga memilik tujuan lain yakni menanamkan nilai-nilai cinta NKRI, kretivitas, sportivitas, disiplin dan nilai ketertiban pada anak sejak usia dini. Harapannya kedepan nilai-nilai tersebut akan selalu melekat pada diri generasi bangsa ini dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

“Kita juga ingin menanamkan nilai-nilai luhur seperti nilai cinta tanah air, nilai soprtivitas, nilai kreativitas, jujur, berani, disiplin dan tertib dalam diri anak sejak dini,”ujar dia.

Terakhir Plt. Kepala Disdikbud Kabupaten Kepahiang Yudha Rusmansyah, SE, Ak, MM menjelaskan, pelaksanaan lomba ini dilakukan terbuka untuk seluruh TK PAUD se Kabupaten Kepahiang. Kemudian pemenangnya akan diberikan hadiah penghargaan berupa piagam dan piala.

“Peringatan HAN ke 33 ini kita ambil tema “Perlindungan anak dimulai dari keluarga,”. Perlu kami sampaikan bahwa tujuan kegiatan ini meningkatkan peran serta masyarakat dalam pendidikan, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pendidikan anak usia dini,”sampai Yudha.

Dijelaskanya dari hasil rapat bersama, sehingga diputuskan untuk mengelar tiga lomba  yakni lomba mewarni, lomba padu suara dan lomba lari estafet. Acara ini ternyata mendapatkan dukungan yang sanggat luar bisa dengan diikuti 768 peserta.

“Kami ucapkan terima kasih kepada pihak yang telah memberikan bantuan, mohon maaf sebesarnya apabila kegiatan ini tidak sesuai dengan keinginan,” kata Yudha.

Diharapkan dari kegiatan seperti ini akan tumbuh budaya sportivitas dan kretivitas dalam diri anak-anak di Kabupaten Kepahiang sejak usai dini dan akan jadi bekal pada masa depan.

“Harapan kami melalui kegiatan ini dapat menumbuhkan daya saing yang positif bagi peserta didik TK PAUD se Kabupaten Kepahiang,” singkatnya. (izu)

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY