Nasib PT PAK Diujung Tanduk

Nasib PT PAK Diujung Tanduk

9
BERBAGI
Kadis PU Kepahiang saat RDP dengan Komisi II DPRD Kepahiang

 

RBO, KEPAHIANG – Nasib PT Pondasi Alam Karya (PAK) dalam pekerjaan proyek pembangunan Mesjid Agung Kepahiang berada diujung tanduk pemutusan kontrak. Tetapi semuanya masih menunggu hasil rapat tim gabungan Dinas Pekerjaan Umum, Kuasa Penguna Anggaran (KPA) dan PPTK serta tim TP4D Kejari Kepahiang.
“Sebenarnya bila depiasi diatas 25 persen bisa dilakukan pemutusan. Tetapi kita tidak serta merta melakukan pemutusan. Kita lihat dulu pres progrem mereka dalam mengejar ketertinggalan pekerjaan fisik ini,”ujar Kadis PU Kepahiang, Ir. Ismail Hakim, kemarin.

Disampaikan Ismail, pasca dilayangkan teguran kedua, PT. PAK berjanji untuk mengejar pekerjaan. Karena mereka yakin pada 2 Oktober 2017 pekerjaan bisa sampai pada tahapan 100 persen. Karena menurut mereka pekerjaan paling rumit adalah boorpel. Tetapi boorpel sudah 100 persen. Saat ini mereka sedang menegerjakan slop, tiang dan dilanjutkan pengedakan.
“Kalau kita lihat sekarang mereka tidak mungkin bisa sampai 100 persen sampai tanggal 2 Oktober. Tetapi masih punya waktu sampai 15 Desember. Nanti kita akan lihat dari hasil rapat apakah bisa diperpanjang atau tidak,”ungkapnya.
Selain itu, pihaknya juga akan meminta list schedule dari pihak PT. PAK. Sehinggan progres pekerjaan akan dievaluasi perminggu. Bukan lagi perbulan. Sehingga sebelum tanggal 2 Oktober sudah bisa diambil tindakan.

“Evaluasi akan dilakukan perminggu, bukan perbulan lagi. Kita lihat progres pekerjaannya. Nah, nanti keputusan akan diambil dalam rapat dengan TP4D Kejari Kepahiang, KPA dan PPTK,”tegas Ismail. (izu)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

fourteen + eight =