Tewas, Dimakan Biawak, Muka Hancur Silakan Cek

Tewas, Dimakan Biawak, Muka Hancur Silakan Cek

BERBAGI

RBO, KEPAHIANG – Warga Desa Penanjung Panjang Kecamatan Tebat Karai, Kabupaten Kepahiang dihebohkan dengan temuan mayat seorang lelaki mengapung di dasar sungai dengan sebagian anggota tubuh sudah dimakan biawak, Kamis (14/09) siang sekira pukul 12.00 WIB.

Dari informasi terhimpun, mayat pertama kali ditemukan oleh seorang warga bermana Sudin (35) warga setempat saat hendak mencuci kaki di batang sungai Musi yang ada di desanya. Saat itu saksi terkejut melihat sosok mayat terapung-apung.

“Tadi saya dari kebun dan mau cuci kaki di sungai musi, saya lihat ada orang terampung di sungai dalam kondisi terterungkup dan sudah dimakan biawak,” ujar Sudin.

Dalam kondisi cemas dan dihantui rasa takut Sudin berlari menemui orang-orang yang disekitar kebunnya. Akhirnya saksi bertemu dengan warga lain bernama Ogi (19) yang lagi mengarap kebunnya, lalu diceritakan apa yang ditemui di sungai Musi.

“Dari pondok Ogi saya telepon polisi dan menyampaikan informasi tersebut,” ungkapnya.

Atas informasi yang diterima oleh saksi kepada pesonel Polsek Tebat Karai Brigpol Iwan Kusnadi, langsung disampaikan kepada pimpinan dan diperintahkan untuk terjun lapangan guna mengecek kebenaran informasi.

“Mayat sudah dievakuasi oleh anggota Polsek Tebat Karai dibantu saksi dan warga, sampai saat ini nama mayat belum diketahui, karena sulit dikenal, karena bagian tubuh sudah hilang,” terang Sudin.

Camat Kecamatan Tebat Karai, Miswanto, membenarkan bahwa ada temuan mayat di wilayahnya dan mayat tersebut sudah dibawa petugas ke RSUD Kepahiang.

“Memang ada temuan mayat, identitasnya belum dikenal dan belum ada warga kita yang melapor adanya kehilangan anggota keluarga,” singkap Camat.

Disisi lain Kapolres Kepahiang AKBP. Pahala Simanjuntak, SIK, melalui Waka Polres Kompol Rudy, S, juga membenakan adanya temu mayat laki-laki yang terapung di sugai musi tersebut. Kepada masyarakat diimbau untuk melaporkan atau mengecek langsung ke RSUD Kepahiang bila ada kehilangan pihak keluarga.

“Terkait temuan mayat yang belum dikenali identitasnya di Penanjung Panjang tadi, kami himbau kepada Kades, Lurah dan warga masyarakat yang merasa kehilangan sanak saudara agar mengecek ke RSUD Kph,” imbaunya.

Adapun ciri-ciri mayat berbadan gemuk, berambut hitam, mengenakan baju merah lengan panjang dan celana hitam pendek garis putih merah. Saat ditemumkan muka mayat sudah hancur dan sulit dikenal.

“Mukanya sudah tidak utuh lagi, sulit dikenal,” ungkap Waka Polres. (izu)

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

16 − 4 =