Senin Walikota Ngantor, Izin Habis 18 September

Senin Walikota Ngantor, Izin Habis 18 September

11
BERBAGI

RBO, BENGKULU – Meski izin keperluan penting telah habis terhitung tanggal 18 September 2017, namun Walikota Bengkulu H Helmi Hasan SE belum terlihat berada di kantornya. Dikonfirmasi langsung melalui media sosial WA, Walikota menyampaikan dirinya sedang menghadiri undangan pelantikan pejabat di Jakarta Pusat dan urusan penting lainnya.

“Saya Senin insya Allah sudah berada di Bengkulu. Saya baru saja menghadiri undangan pelantikan ketua PN Jakarta Pusat,” ujar Dia.

Sementara itu, melalui Dinas Komunikasi Dan Informatika (Kominfo) Kota Bengkulu diketahui Walikota telah menyampaikan statmen bahwa sejatinya Dia telah mengetahui kondisi kekinian yang terjadi di Kota Bengkulu. Termasuk soal banjir yang melanda di sejumlah wilayah di Kota Bengkulu. Berikut petikan berita yang dirilis Kominfo Kota Bengkulu.

Sejak Rabu, saya sudah instruksikan agar OPD terkait langsung turun ke lapangan dan menolong warga yang mengalami banjir akibat hujan deras,” terang Walikota Helmi Hasan, Kamis (21/09/2017).

Dikatakannya, respon cepat yang dilakukan oleh OPD Pemkot seperti BPBD, Dinkes, Dinas Sosial, Pemadam Bahaya Kebakaran (PBK) yang menolong warga sebagai langkah antisipatif dan koordinatif yang dilakukan sangat tepat.

“BPBD menurunkan 1 unit perahu karet untuk mengevakuasi warga bersama Dinas Sosial, begitu juga dengan Dinas Kesehatan yang siaga 24 jam menyiapkan obat-obatan yang diperlukan warga melalui puskesmas-puskesmas di wilayah titik banjir, serta mulai membuka dapur umum di antaranya di Teluk Sepang,” papar Helmi Hasan.

Selain itu, lanjutnya, petugas PBK juga terlihat aktif membantu mengevakuasi warga seperti yang terlihat di perumahan Bumi Ayu Residence.

“Meskipun curah hujan relatif berkurang pada Kamis kemarin, saya tetap mengimbau agar masyarakat tetap waspada jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi,” pesannya.

Untuk aparatur kewilayahan seperti camat dan lurah beserta perangkatnya juga diwajibkan untuk senantiasa memantau keadaan di wilayah masing-masing serta melaporkan secara periodik.

Dan untuk mengantisipasi jika terjadinya banjir susulan dan dibutuhkannya respon cepat dari OPD terkait untuk menindaklanjuti permintaan warga, maka Kepala OPD diminta siaga 24 jam dan sesegera mungkin mengambil langkah penanganan. (lay)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

thirteen − 8 =