Mukomuko Sertifikasi Wasit Sepak Bola

Mukomuko Sertifikasi Wasit Sepak Bola

18
BERBAGI

RBO, MUKOMUKO – Pemerintah Kabupaten Mukomuko tahun ini melakukan sertifikasi wasit sepak bola dengan menggelar pelatihan wasit C3.

Kabid Pemuda dan Olahraga Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Mukomuko, Sutrisna Imam Sentosa, SH mengatakan, pelatihan wasit C3 ini diikuti 18 peserta yang berasal dari setiap kecamatan se Kabupaten Mukomuko.

“Awalnya kita undang 10 orang calon wasit potensial. Tapi karena banyak yang antusias untuk mengikuti pelatihan wasit ini kita putuskan untuk menambah peserta,” katanya uasi acara pembukaan kegiatan tersebut kemarin.

Ia menjelaskan, wasit C3 ini merupakan wasit yang telah lulus pendidikan pelatihan serta memegang sertifikat. Sertifikat C3 ini merupakan sertifikat dasar yang wewenangnya sebatas menjadi pengadil kompetisi sepak bola ditingkat kabupaten.

Katanya, tujuan dari pelatihan ini tidak lain untuk meningkatkan Sumber  Daya Manusia (SDM) masyarakat Mukomuko dibidang pengadil lapangan hijau. Dengan wasit yang bermutu, kompetisi di Mukomuko juga akan menjadi kompetisi yang berkualitas.

“Pelatihan ini akan diselenggarakan selama enam hari. Peserta akan diberikan materi ruangan serta praktik lapangan,” jelas Sutrisna.

Ia mengatakan, karena kegiatan ini merupakan sertifikasi, tidak menutup kemungkinan ada yang tidak lulus. Oleh karena itu ia berharap kepada peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaiknya.

“Wasit sekarang sudah menjadi profesi yang dapat menghasilkan pendapatan loh. Kalau peserta pelatihan ini serius, peluang untuk menjadi wasit profesional pasti terbuka,” ujarnya.

Pihak Disparpora sendiri mendatangkan langsung instruktur dari Provinsi Bengkulu yang sudah berlisensi AFC Zulkifli Caniago.

Selain itu, Ia mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan ASKAB PSSI Mukomuko untuk menginventarisir wasit yang sudah mendapatkan lisensi atau sertifikat. Diperkirakan sudah lebih 20 wasit sepak bola yang sudah memegang lisensi.

“Harapan saya kedepannya setiap turnamen atau pertandingan di Kabupaten Mukomuko bisa memberdayakan wasit yang berlisensi. Sebagai wasit yang bersertifikat, legalitas dari keputusan wasit itu dapat dipertanggungjawabkan. Mari kita perbaiki segala lini dari persepakbolaan di daerah kita ini,” demikian Sutrisna. (sam)

 

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

18 − twelve =