Proyek Pemkab Umumnya Terjadi Keterlambatan

Proyek Pemkab Umumnya Terjadi Keterlambatan

16
BERBAGI
SENO/RBO Foto bersama usai penandatanganan MoU TP4D antara DPMPPTK dan DKP Kabupaten Mukomuko dengan Kejari Mukomuko

 

Berdasarkan Hasil Monev TP4D

RBO >>  MUKOMUKO >> Kajari Mukomuko, Agus Irawan Y, SH, MH mengungkapkan, pada umumnya kegiatan atau proyek pembangunan fisik Pemerintah Kabupaten Mukomuko mengalami keterlambatan. Hal ini ia sampaikan saat ditanya prihal temuan hasil dari monitoring dan evaluasi TP4D sejauh ini.

      Ia menduga keterlambatan ini disebabkan faktor cuaca yang cukup ekstrim beberapa bulan ini serta adanya keterlambatan material pada pembangunan yang sedang berjalan.

      Kendati demikian, apapun alasannya, pihak Kejaksaan atau TP4D tetap merekomendasikan kepada rekanan (Kontraktor) dan Pemda Mukomuko untuk meningkatkan progres pembangunan.

      “Sudah ada beberapa yang menjadi evaluasi kita, bahkan ada juga yang sudah kita peringatkan. Ini jangka waktunya sekian hari sekian bulan, termasuk target fisiknya juga kita ingatkan,” ungkapnya.

      Kajari menyatakan, suka tidak suka apa yang menjadi rekomendasi dari TP4D terkait pembangunan itu harus dilaksanakan. Karena rekomendasi itu tentu merujuk pada aturan dan ketentuan yang berlaku.

      Ia menyebutkan, bukan tidak mungkin jika peringatan itu tidak diindahkan, langkah referensif akan dilakukan.

      “Tapi akan kita upayakan pencegahan dulu,” ujarnya.

      Saat ditanya apakah ada kemungkinan pemutusan pendampingan jika rekomendasi dari TP4D tidak diindahkan oleh pihak pelaksana kegiatan, Kajari masih belum menjawab.

      “Itu nanti dulu. Kita kan masih mengingatkan. Masih ada tahapan-tahapan lain,” sebutnya.

      Ditambahkannya, dalam melakukan monitoring maupun evaluasi yang dilakukan TP4D, pihaknya selalu melibatkan tim teknis jika dalam mengevaluasi membutuhkan hitungan secara teknis.

      “Jadi apa yang menjadi rekomendasi kita memang untuk perbaikan pembanguanan. Karena dari sisi teknis, kita libatkan pandangan orang teknis yang memiliki ilmu hitungan teknis,” demikian Agus. (sam)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

20 + 10 =