Pentingnya Sosialisasi Regulasi Pemilu Serentak 2019

Pentingnya Sosialisasi Regulasi Pemilu Serentak 2019

19
BERBAGI

Irwan Saputra : Pertama Kali Pileg Disatukan Pilpres

RBO >>  BENGKULU >>  Kendati Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif dan Pemilihan Umum Presiden serta Wakil Presiden baru akan dilaksanakan Bulan April tahun 2019 mendatang, namun menurut KPU Provinsi Bengkulu sangat penting mensosialisasikan serta memahami regulasi aturan pemilu serentak tahun 2019 nanti.

“Dalam pemilu tahun 2019 mendatang, pertama kali dilaksanakan Pileg dan Pilpres. Dimana nanti akan ada lima kotak suara. Lima surat suara dalam satu TPS dan ada aturan regulasi baru yang harus disosialisasikan serta dipahami oleh penyelenggara serta seluruh elemen masyarakat. Sebab itu, dikarenakan ada hal-hal baru, maka sosialisasi ini dirasa sangat penting kita lakukan,” ungkap Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwan Saputra S.Ag, MM saat diwawancarai disela-sela FGD Sosialisasi Regulasi Penyelenggaraan Pemilu tahun 2019.

Dimana dalam FGD itu hadir Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Coki Manurung M.Hum, serta Ketua Bawaslu Provinsi dan Ketua PWI Provinsi Bengkulu, Zacky Anthony SH, MH dan pengurus Parpol tingkat Provinsi Bengkulu, Senin (13/11).

Dijelaskan oleh Irwan Saputra, jika regulasi baru sesuai Undang-Undang Nomor 17 tahun 2017 ini tidak disosialisasikan sejak sekarang, maka kedepan berpotensi akan terjadi masalah. Ditambah lagi dengan minimnya anggaran pemilu. Sebab itu, media, lanjutnya mempunyai fungsi dan peran yang strategis guna ikut menyukseskan pemilu serentak tahun 2019.

“Media punya peran vital dalam turut serta mensosialisasikan regulasi penyelenggaraan pemilu serentak tahun 2019. Dan hari ini menjadi langkah awal kita dalam berkoordinasi bersama pemerintah daerah, Bawaslu serta Polda Bengkulu dan unsur media guna menyukseskan pemilu tahun 2019,” jelasnya.

Untuk tahapan pemilu tahun 2019, kata Ketua KPU Provinsi Bengkulu tersebut akan mulai dilaksanakan tahun 2018, meskipun ada beberapa tahapan yang mulai dilaksanakan sejak tahun 2017.

“Sebagian besar tahapan itu dilaksanakan tahun 2018, di tahun 2017 ada pendaftaran Parpol dan verifikasi tapi yang menentukan lolos atau tidaknya adalah KPU pusat,” katanya.

Sementara itu, Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Coki Manurung SH, M.Hum menambahkan, untuk pengamanan Pemilu Tahun 2019 mengatakan, “Inikan masih sosialisasi dengan KPU dalam rangka menyamakan persepsi. Yang penting situasinya aman dan terkendali. Kalau terkait peletakan intel di KPU itu memang selalu ada untuk pengawasan dari kepolisian,” tegas Kapolda. (idn)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

3 × four =