Delapan Srikandi Bengkulu Dilantik Jadi Pengurus KPPRI

Delapan Srikandi Bengkulu Dilantik Jadi Pengurus KPPRI

36
BERBAGI
Iwan/RBO Sefty Yuslinah bersama para srikandi DPRD Provinsi Bengkulu yang dilantik menjadi Kauskus Perempuan Parlemen, Kamis (16/11).

Sefty Yuslinah : Sebagai Presidium Nasional RI

RBI, BENGKULU – Delapan orang politisi perempuan yang merupakan srikandi dari DPRD Provinsi Bengkulu ikut dilantik dalam jajaran kepengurusan Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPPRI). Hal ini disampaikan oleh Ketua Kauskus PP Provinsi Bengkulu, Sefty Yuslinah S.Sos.

“Alhamdulillah, tadi kami bersama-sama dengan seluruh pengurus Kauskus Perempuan Parlemen se Indonesia dilantik oleh Ketua Umum PP RI yang juga pimpinan MPR RI Hj. Meilani Leman di gedung DPR/MPR RI,” ungkap Sefty Yuslinah saat dihubungi, Kamis (16/11).

KPPRI ini, lanjutnya, didirikan sejak tahun 2001. Tujuan berdirinya kaukus ini adalah untuk mempercepat proses demokrasi di Indonesia melalui pengarusutamaan gender dalam pembangunan nasional, serta mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui fungsi legislasi, fungsi anggaran, dan fungsi pengawasan. Visi dari kaukus adalah perempuan dalam akselerasi demokrasi di Indonesia yang diimplementasikan dalam misi meningkatkan partisipasi perempuan dalam setiap proses pengambilan kebijakan publik, mengupayakan agar seluruh kebijakan, program, proyek dan kegiatan pembangunan mengintegrasikan pengalaman, aspirasi, kebutuhan serta permasalahan perempuan dan laki-laki secara seimbang dan adil. Misi kaukus juga untuk meningkatkan akses dan partisipasi perempuan dalam setiap tahapan pembangunan. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi, serta mendorong terwujudnya tata pemerintahan yang berwawasan gender. Termasuk kebijakan anggaran yang berwawasan gender.

“Kita resmi dilantik menjadi bagian dalam kepengurusan KPPRI Provinsi Bengkulu,” kata politisi perempuan PKS tersebut.

Selain itu, lanjut Sefty Yuslinah, dibentuknya Kaukus Perempuan Parlemen adalah mengupayakan terciptanya tatanan, relasi sosial dan pola perilaku yang kondusif untuk mewujudkan kehidupan yang demokratis, menghargai keberagaman serta bebas dari diskriminasi.

“Target kami adalah menguatkan kapasitas perempuan anggota parlemen, meningkatkan kemampuan komunikasi, berintegritas dan membangun akuntabilitas diri. Kaukus Perempuan Parlemen memiliki tujuan untuk meningkatkan partisipasi dan keterwakilan perempuan dalam setiap proses pengambilan kebijakan publik. KPP juga mengupayakan agar seluruh kebijakan, program dan kegiatan pembangunan mengintegrasikan pengalaman, aspirasi, kebutuhan dan permasalahan perempuan dan laki-laki secara seimbang dan adil. KPP juga berupaya meningkatkan akses, kontrol dan partisipasi perempuan dalam setiap tahapan pembangunan. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi. Kaukus Perempuan Parlemen juga mendorong terwujudnya tata pemerintahan yang berwawasan gender. Termasuk kebijakan anggaran yang berwawasan gender. Kami juga berupaya memperkuat jejaring dengan gerakan masyarakat sipil, media, eksekutif, yudikatif, akademisi, dan memperkuat solidaritas dengan komunitas korban, pejuang atau pelaku perubahan sosial di tingkat lokal, nasional dan internasional,” tutupnya. (idn)

Pengurus KPPRI Provinsi Bengkulu

Ketua : Sefty Yuslinah, S.Sos
Waka : Hj. Yulia Susanti,SH,MH
Sekretaris : Hj.Elmi Supiati, MM
Waka Sekretaris : Ria Oktarina,S.Psi
Bendahara : Sri Rezeki, SH
Waka bendahara : Susilowati

Koordinator Wilayah :

-Mega Sulastri
-Hj.Rosna

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

4 + 17 =