Harusnya Fraksi PAN Mendukung Teuku Bongkar Penitip Anggaran

Harusnya Fraksi PAN Mendukung Teuku Bongkar Penitip Anggaran

17
BERBAGI
SUIMI FALES

Suimi: Malah Terkesan Menghalangi

RBO,BENGKULU – Untuk kedua kalinya, Badan Kehormatan (BK) gagal meminta keterangan dari Teuku Zulkarnain, sehingga dengan demikian, BK belum bisa menindaklanjuti soal adanya dugaan dewan yang titip anggaran sesuai disampaikan Teuku beberapa hari lalu di media massa. Pada kegagalan kedua kalinya ini disebabkan karena Ketua Fraksi PAN Kusmito Gunawan dalam suratnya yang sampai ke BK melarang Teuku sampaikan apapun ke BK.
“Ya, alasannya masih sama. Mereka memahami pasal 61 ayat 1 huruf C yakni proses berlanjut setelah ada melaporkan. Namun jangan lupa bahwa ada pasal 62 yang menegaskan BK berhak meminta keterangan. Dapat saya jelaskan disini bahwa keterangan saudara Teuku dihadapan BK merupakan awal dari langkah selanjutnya. Tanpa ada keterangan Teuku, BK mau tindaklanjuti apa,” jelas Suimi Fales MH selaku Ketua BK.
Untuk itu kata Suimi, dirinya sangat menyayangkan sikap Fraksi PAN yang terkesan menghalangi anggota fraksinya membongkar dugaan kecurangan yang dirasakan Teuku. Menurut Suimi harusnya Fraksi PAN mendukung langkah Teuku bersama BK menelusuri apakah benar ada dewan titip anggaran dan apakah salah perbuatan itu.
“Sudah saya sampaikan berulang- ulang kali bahwa posisi Teuku sebagai pihak yang ingin membongkar dugaan kecurangan yang terjadi dilembaga ini,haruslah didukung dan dilindungi. Disini BK posisinya memfasilitasi Teuku untuk membongkar dugaan itu. Kok malah kejadian yang terjadi saat ini timbul kesan Fraksi PAN DPRD Kota seperti menghalangi,” sesalnya.
Menyikapi belum terlaksananya proses mendengar pernyataan Teuku, kata Suimi akan segera dilakukan tindaklanjut. Berdasarkan hasil rapat BK, disepakati akan kembali mengundang Teuku untuk hadir dihadapan BK pada Senin pekan depan.
“Selain itu, kita juga agendakan mengundang ketua Fraksi PAN Kusmito Gunawan agar menjelaskan ke BK DPRD Kota perihal kehadirannya yang masuk dalam rapat pertama. Padahal saat itu Kusmito sama sekali tidak diundang. Agendanya besok (hari ini,red). Kita akan tunggu keterangan resmi darinya,” tutup Suimi didampingi anggota BK ,Yani Setianingsih, Rena Anggraini dan Bahyudin Basra.
Sementara itu Ketua Fraksi PAN Kusmito Gunawan dalam keterangannya menegaskan tidak akan hadiri pemanggilan BK. Kusmito menjelaskan bahwa Dia berada didalam ruang rapat yang beragenda mendengar penjelasan Teuku Zulkarnain pada Senin lalu tujuannya melarang anggota Fraksi PAN Teuku Zulkarnain memberikan penjelasan apapun kepada BK karena menurutnya rapat siang itu melanggar Tata tertib nomor 61.
“Harusnya ada pengaduan terlebih dahulu yang masuk ke BK. Misal ada dewan yang merasa tidak enak hati mendengar statemen Teuku Zulkarnain di media soal ada oknum dewan yang titip anggaran. Setelah itu barulah BK bisa melakukan klarifikasi ke Teuku. Bukan seperti ini, kita ini ada tatib dan ada aturan yang harus dipatuhi,” jelasnya.
Sementara itu, Teuku Zulkarnain selaku pihak yang disebut telah menyampaikan kabar yang membuat resah dewan kota menyayangkan sikap BK yang terkesan terlalu cepat bereaksi tanpa menelusuri lebih dulu. Untuk itu, selaku unsur pimpinan dewan Kota Bengkulu, dirinya akan menegur BK secara tertulis.
“Saya berani berstatemen di media massa soal ada oknum dewan titip anggaran itu tentunya saya punya keterangan lanjutan dari pihak OPD. Wajar ketika itu saya kaget kok mekanisme anggaran bisa semena- mena seperti. Lalu kok pertanyaan saya apakah boleh dewan titip anggaran itu langsung direspon sedemikian oleh BK. Padahal ada oknum dewan jarang sekali ikut Paripurna, BK kok tidak bertindak. Giliran saya yang hanya bertanya malah dibuat seperti ini,” tanya Teuku.(lay).

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

1 × 4 =