Jonaidi: Pimpinan OPD Yang “Memble”, Mundur

Jonaidi: Pimpinan OPD Yang “Memble”, Mundur

22
BERBAGI
Ketua Komisi III DPRD Provinsi, Jonaidi, SP, MM

Komisi III Minta Realisasi APBD 2018 Cepat

RBO, BENGKULU – DPRD Provinsi Bengkulu mendesak agar realisasi APBD 2018 yang sudah diketuk palu dilakukan secara cepat dan tepat. Menariknya dengan desakan itu dinilai penting bagi Plt Gubernur terlebih dahulu untuk melakukan rapat koordinasi pelaksanaan pembangunan guna mensiasati dan menginstruksikan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov dalam jalannya realisasi pembangunan.
Ketua Komisi III DPRD Provinsi, Jonaidi, SP, MM mengatakan, pentingnya rakor tersebut agar OPD yang ada tidak sekadar berpangku tangan saja. “Bahkan sebaliknya, OPD yang harus pro aktif dalam masalah ini. Kalau OPD tidak bergerak, malah yang ada nantinya realisasi APBD tahun anggaran 2018 tidak berjalan maksimal,” kata Jonaidi, Minggu (3/12).
Disamping itu, lanjut Jonaidi, pihaknya juga menyayangkan banyaknya OPD yang hanya bisa membelanjakan APBD dan DAU (Dana Alokasi Umum) saja. “Tidak bisa sama sekali mendatangkan anggaran dari pusat. Untuk itu kita nilai perlu juga Plt Gubernur memberikan peringatan pada OPD, agar kedepannya bisa menggelontorkan dana pusat,” tegas politisi Gerindra ini.
Apalagi seperti sekarang, sambung Jonaidi, banyak kegiatan yang sejatinya event nasional, tetapi masih mengandalkan anggaran dari APBD semua untuk pelaksanaannya. “Tentu saja kita sangat menyayangkan kondisi ini. Makanya ini juga penting dievaluasi Plt Gub, dan kita bersama-sama siap mendorong pemerintah pusat agar menggelontorkan anggaran,” terangnya.
Ia menambahkan, terkait upaya untuk mendorong gelontoran dana pusat itu, tetap leading sectornya tentu masing-masing OPD di lingkungan Pemprov. “Jadi pimpinan OPD-nya jangan memble. Kalau memble sebaiknya mundur saja dari jabatan yang diamanahkan. Ibarat imam mesjid, kalau salatnya tidak khusyuk, ya jangan ngimam lagilah,” sindir Jonaidi.

Senada juga disampaikan Ketua Fraksi Golkar DPRD Provinsi, Raharjo Sudiro, S.Sos.
Menurut pria yang kerap disapa Jojo, terkait masalah realisasi APBD tahun depan Plt Gubernur harus mewanti-wanti sejak sekarang. “Karena kita tidak inginlah kejadian seperti tahun-tahun sebelumnya kembali terjadi,” demikian Jojo. (idn)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

1 + 8 =