Depan Pintu Rumah IRT Dilempar Batu dan Dibacok

Depan Pintu Rumah IRT Dilempar Batu dan Dibacok

106
BERBAGI
Ilustrasi

RBO, CURUP – Aksi dugaan pengeroyokan terjadi di Kelurahan Kepala Siring Kecamatan Curup Kabupaten Rejang Lebong, kemarin (05/12) pukul 08.20 WIB. Korbannya ibu rumah tangga (IRT) Elli Zahara warga setempat. Lalu terduga pelaku inisial NU (ibu) dan IT (anak gadis). Saat ini korban dirawat di RSUD Curup dan terduga dalam pengejaran polisi.
Kapolres Rejang Lebong AKBP Napitupulu Yogi Yusuf, SH.SIK melalui Kasat Reskrim AKP Chusnul Qomar, SH.SIK menegaskan pihaknya mendapat informasi masyarakat jika telah terjadi aksi pengeroyokan yang mengakibatkan korbannya bersimbah darah akibat mengalami luka bacok di bagian kening. Dengan sigap, pihaknya mendatangi lokasi dan membawa korban ke RSUD Curup guna mendapat perawatan, sebabnya setelah kejadian dua orang pelaku yang belakangan diketahui ibu dan anak tersebut langsung kabur menggunakan jasa ojek ke arah Kelurahan Air Bang Kecamatan Curup ke rumah anak pelaku. Polisi melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku, sayangnya setiba di rumah anak pelaku, rumah sudah dalam keadaan kosong.
“Kita minta kedua pelaku ibu dan anak ini untuk menyerahkan diri,” ujar Chusnul.
Chusnul menambahkan dari keterangan saksi-saksi di lokasi, diketahui jika sebelum terjadinya aksi pengeroyokan hingga terjadi pembacokan tersebut, kedua pelaku (Ibu dan anak ini) bertemu korban yang sedang sarapan di warung makan. Saat itu sudah terjadi percekcokan, hanya saja korban menghindar dan pulang ke rumah, tak tahunya di perjalanan kerumah, tepat di depan rumah saat membuka pintu rumah, tiba-tiba pelaku insial IT melempar korban menggunakan batu mengenai kepala bagian belakang korban. Korbanpun menoleh ke belakang, seketika itu juga pelaku lain inisial NU (ibu Kandung Intan) langsung membacok menggunakan parang di kening korban. Usai melakukan aksinya kedua pelaku langsung kabur menggunakan jasa ojek.
“Untuk motifnya masih kita dalami, yang jelas korban dan pelaku memang ada masalah,” ujar Chusnul.
Sambung Chusnul, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, sebab korban sempat dimintai keterangannya sebentar, lantaran masih menjalani perawatan, pihaknya belum terlalu jauh memintai keterangan korban.
“Informasinya korban dan pelaku masih ada hubungan keluarga. Namun akan kita dalami lagi, bahkan salah seorang pelaku bekerja di Puskesmas,” tutup Chusnul. (izu)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

9 + 14 =