Bengkulu Punya Kamus Bahasa Daerah

Bengkulu Punya Kamus Bahasa Daerah

78
BERBAGI
IST/RBO: - Plt Gub Dr H Rohidin Mersyah MMA Bersama Ketua BSC Endang Muin

Ketua BSC: Nanti, Diusulkan Masuk Mapel Tambahan

Ronal/RBO: Pernak Pernik Bahaso Kito Bengkulu

RBO, BENGKULU – Saat ini masyarakat Bengkulu memiliki kamus khusus daerah. Kamus ini berisi arti bahasa daerah lokal. Dimana peluncuran buku ini sudah diresmikan pada beberapa waktu lalu.

Pelaksana Tugas Gubernur Bengkulu Dr H Rohidin Mersyah, MMA pun ikut mengapresiasi karya anak daerah ini. Selain itu, buku ini pun bertujuan mengangkat kembali nilai sejarah yang selama ini dinilai punah dimakan oleh waktu.

 

Ketua Belungguk Baso Bengkulu (Bencollen Speaking Comunity) Endang Muin saat didatangi Harian RADAR BENGKULU Senin (04/12) kemarin.

“Sekarang, anak – anak tidak memiliki sopan santun dalam berbahasa. Apalagi bahasa Bengkulu, yang menjunjung sopan santun selain itu kerap pula salah digunakan. Didalam buku ini memang harus ada direvisi karena ada yang kurang – kurang. Nanti, akan kita bedah buku ini dengan akademis berkaitan dengan sastra,” terangnya.

Buku yang dicetak ratusan exsemplar ini, akan diperjual belikan. Diharapkan masyarakat dapat terbantu dengan adanya kamus bahasa daerah ini.

“Satu buku kita jual Rp100 Ribu. Pihak Jakarta sudah membeli 75 buku. Saat ini kita cetak kembali sebanyak 200 buku. Untuk penjualannya, mungkin akan kita bahas dengan pengurus apakah dititipkan ke toko buku atau bagaimana,’’ ujar dia.

Endang yang merupakan Pegawai Perusahaan Daerah Air Mineral (PDAM) Kota Bengkulu ini menambahkan, terbentuknya buku ini sendiri dirangkum oleh alm Zakaria Saleh. Almarhum Zakaria melihat banyaknya masyarakat luar mendatangi Bengkulu. Jika tutur bahasa tersebut tidak dilestarikan, maka dikhawatirkan akan hilang.

Keluarga BSC ini, terbentuk dalam media sosial yang bersepakat untuk berhimpun dalam suatu wadah yakni Belungguk Baso Bengkulu (BSC). Dia pun berharap agar bahasa ini dapat diusulkan pada mata pelajaran tambahan, terutama pada tingkat sekolah dasar.

“Nanti kedepan dapat diusulkan masuk sebagai mapel (mata pelajaran.red) pada tingkat dasar. Selain itu, dapat mengangkat sejarah Bengkulu kembali,” imbuhnya.

Sementara itu, peluncuran buku ini sudah dilaksanakan pada beberapa waktu lalu. Plt Gubernur Bengkulu Dr H Rohidin Mersyah, MMA pun turut mengapresiasi kehadiran kamus ini. Bahkan pada kegiatan kemarin, Plt Gubernur membayar lelang buku tersebut sebesar Rp 10 juta. (run)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

one × three =