Mardiyanti, Baidari dan Sudisman Ketua Komisi DPRD

Mardiyanti, Baidari dan Sudisman Ketua Komisi DPRD

249
BERBAGI
ARI/RBO: Para ketua Komisi di DPRD Kota Bengkulu

Suimi Jadi Ketua BK

RBO,BENGKULU – Pergantian pimpinan ditingkat komisi DPRD Kota kemarin berlangsung. Lobi lobi politik akhirnya tuntas dan menelurkan pimpinan ketua komisi yang baru. Data terhimpun jurnalis RADAR BENGKULU untuk Komisi 1 Ketua dipimpin Mardiyanti PAN, Wakilnya Muryadi dan Sekretaris Hamsi. Sedangkan Komisi 2 dipimpin Baidari Citra Dewi Nasdem, Wakilnya Iswandi Ruslan serta Sekretaris, Indra Sukma.

Terakhir Komisi 3 yang membidangi pendidikan dipimpin Ketua Sudisman, diwakili oleh Rena Anggraini dan sekretarisnya Sutardi. Tak hanya pemilihan pimpinan ketua komisi, paripurna Internal dan lobi politik kemarin juga menelurkan pimpinan Badan Kehormatan (BK) DPRD kota yang dipercayai kepada Suimi Fales, MH dan wakil Bahyudin Basra.

Lalu apakah benar, ada lobian politik hingga janji. Salah seorang dewan yang dipercaya menjadi anggota BK, Rena Anggraini menyampaikan bahwa dirinya sama sekali tak melakukan hal itu. Rena yang dipercaya menjadi anggota BK karena selama ini dikenal cukup tegas dalam menuntaskan persoalan.

“Pemilihan cukup menarik, kita di dewan ini sudah saling kenal dan bisa membaca kemampuan masing masing. Sayapun kaget ketika dipercaya dan dipilih menjadi anggota Badan Kehormatan serta Wakil Ketua Komisi III,” sampai Dia.

Terpisah Indra Sukma dari fraksi PAN menyampaikan bahwa fraksinya memang dari awal meyakini ketua DPD PAN Mardiyanti, SH akan dipilih untuk pimpin komisi I.

“Ya kita di dewan sudah tahu kemampuan kita masing masing. Selama 2 tahun 6 bulan ini, kawan kawan bisa lihat sendiri, dan Fraksi PAN sepakat unggulkan Mardiyanti di komisi I. Saya dipercaya jadi sekretaris komisi II,” tutup Dia.

Setelah struktur kelengkapan dewan terbentuk, langkah selanjutnya dewan kota mulai rapat penentuan mitra kerja (pemerintah). Hal ini dirasa perlu dilakukan mengingat sejumlah SKPD saat ini nomenklaturnya telah berubah. Seperti selama ini, badan perpustakaan menjadi Dinas Perpusatakaan. Lalu Badan Lingkungan Hidup, berubah menjadi Dinas Lingkungan Hidup. Untuk itulah, perlu dilakukannya pembahasan bersama mitra. (lay)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

5 × 2 =