Pengenalan Uang Rupiah Baru Terus Berlanjut

Pengenalan Uang Rupiah Baru Terus Berlanjut

197
BERBAGI
ADIT/RBO: Layanan Kas keliling BI menyediakan penukaran uang baru. Tampak dari masyarakat antusias ingin memiliki uang baru.

RBO, BENGKULU – Kantor perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu terus melakukan sosialisasi uang rupiah desain baru Tahun Emisi 2016. Beragam cara dilakukan agar masyarakat mengenal dan paham tentang unsur pengaman yang terdapat dalam uang. Di satu sisi masyarakat sudah tahu adanya uang rupiah desain baru atau disebut uang NKRI, namun masyarakat masih penasaran untuk memiliki uang baru tersebut.

Salah satu warga Padang Ulak Tanding (PUT) Kabupaten Rejang Lebong, Rubini mengatakan, lihat uang baru hanya melalui media massa, seperti TV dan koran saja.

“Saya penasaran sekali ingin lihat uangnya, karena uang baru itu kayaknya belum berdar di tempat kami. Alhamdullah, hari ini (18/2) saya bisa menukarkan uang lama dengan uang NKRI melalui mobil kas keliling penukaran uang yang disediakan BI. Saya berharap kepada BI agar kapan-kapan bisa mampir ketempat kami untuk melakukan sosialisasi dan penukaran uang,” kata Rubini yang kesehariannya sebagai guru PAUD.

Antusiasme untuk memiliki uang baru di daerah kabupaten wilayah Bengkulu juga ditunjukkan oleh Nanti Warga Kabupaten Kepahiang. Rubini yang juga berprofesi sebagai tenaga pendidik ini mengatakan di Pasar Kepahiang sempat uang baru ini ditolak pedangang. Dengan alasan karena ada keraguan di pedangang bahwa uang ini mirip uang mainan.

“Saya tukar uang ini adalah untuk saya edarkan di Kepahiang. Meskipun jumlahnya sedikit, namun dengan setidaknya uang baru yang saya pegang ini bisa saya tampilkan dan diperlihatkan kepada murid saya, teman dan keluarga,” ungkapnya.

Disisi lain, di hadapan ratusan peserta seminar nasional “Peran pendidik dan tenaga pendidikan dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia,” di STAIN Curup Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Endang Kurnia Saputra menerangkan bahwa uang rupiah baru sudah beredar kesetiap daerah dalam wilayah provinsi Bengkulu melalui bank-bank.

Untuk memperoleh uang rupiah baru masyarakat bisa menukarkannya pada bank. Dan masyarakat jangan khawatir, meskipun bukan nasabah bank tersebut, bank tersebut wajib melayani penukaran uang rupiah baru (uang NKRI). Kemudian juga masyarakat juga bisa menukarkan uang lama dengan yang baru melalui mobil kas keliling BI yang standby sesuai jadwal di pusat-pusat keramian, misalkan saja di setiap pasar induk dikabupaten-kabupten.

Cara Unik Pengenalan Rupiah

Disela seminar nasional yang menghadirkan Ketua DPD RI, H. M. Soleh, Anggota DPR RI komisi XI, dr. Anna Rulita, Wakil Gubernur Bengkulu, Ketua KPAI Aris Merdeka Sirat, Kepala Kpw BI Bengkulu, Endang Kurnia Saputra dan ratusan tenaga pendidik serta mahasiswa STAIN Curup, BI melalukan sosialisasi pengenalan uang rupiah baru dan layani penukaran uang.

Beragam cara dilakukan BI untuk pengenalan uang baru. Bukan hanya pengenalan saja, cara bagaimana memastikan uang tersebut asli atau palsu melalui kasat mata dan dengan alat bantu, kemudian cara merawat dan memperlakukan uang dengan baik dan benar serta unsur-unsur pengaman uang yang jauh lebih baik dan sangat sulit dipalsukan.

Pengenalan uang rupiah baru diseminar itu mendapatkan hasil yang baik. Terbukti dengan pertanyaan-pertanyaan yang diberikan BI kepada peserta, ratusan peserta berebut menjawab pertanyaan seputar uang rupiah baru dari BI yang berhadiah uang tunai Rp 50 ribu. (ae2)

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY