Diduga Benih Berkualitas Rendah, Produksi Padi Menurun

Diduga Benih Berkualitas Rendah, Produksi Padi Menurun

93
BERBAGI
IST/RBO: Sawah Petani

RBO, MUKOMUKO – Sebagian petani Kuala Kecamatan Teramang Jaya mengeluhkan hasil panen padi pada awal tahun 2017 ini tidak maksimal. Diduga, penyebab turunnya hasil produksi padi didaerah tersebut disebabkan bibit yang ditanam berkualitas rendah.

“Kami dapatkan benih dari Pemerintah. Tapi gak tahu kenapa hasil panen bisa turun kayak gini. Mungkin benihnya bukan benih unggul,” kata Kamaris, salah seorang Ketua Poktan Kuala Teramang Jaya, kemarin.

Dikatakannya, dari ratusan hektare lahan persawahan di Kecamatan Teramang Jaya, sekitar 20% sudah mulai panen. Disebutnya, hampir kesemuanya mengeluh dengan hasil panen kali ini.

“Kalau hasil panen normal, ya bisalah sebagian ditumbuk untuk kebutuhan beras sehari-hari, terus sisanya dijual. Kalau sekarang ntah cukup apa gak untuk sekadar makan kami sekeluarga,” ujarnya.

Katanya, pihak Dinas Pertanian pernah mendatangi langsung para petani setempat, secara langsung petani sawah menyampaikan keluhan yang dialami sekarang ini. Namun katanya belum ada solusi yang diberikan pihak intansi terkait.

“Ya, paling tidak kami senang sudah dikunjungi pihak Pemerintah. Artinya, mereka tahu permasalahan kami. Kalau ditanya solusi, jelas kami sangat mengharapakannya. Tapi kami cuma menunggu,” sampainya.

Ia berharap, untuk kedepannya para petani bisa mendapatkan benih unggul dari pemerintah agar dapat mendongkrak hasil produksi padi di Kecamatan Teramang Jaya.

“Kami sangat berharap masuk pada musim tanam kedua nanti bibit yang diberikan lebih berkualitas lagi yang diiringi dengan kebutuhan pertanian sawah lainnya. Misalkan ada benih jenis baru kami berharap diuji dulu agar tahu cocok atau tidak dengan daerah kami,” pungkas Kamaris.

Dibalik itu, pihak Dinas Pertanian mengatakan, hasil panen di daerah Teramang Jaya relatif baik. “Didaerah sana (Teramang Jaya) sudah panen dan hasilnya relatif baik,” singkat Kabid Pertanian dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Hari Mustaman, SP. kemarin. (sam)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

six − four =