Senator Dukung Perketat Ekspor Mineral dan Batu Bara

Senator Dukung Perketat Ekspor Mineral dan Batu Bara

BERBAGI
RIRI DAMAYANTI
IWAN/RBO: Senator Bengkulu Riri Damayanti John Latief S.Psi

Riri Damayanti: Komitmen Untuk Daerah Harus Jelas

RBO, BENGKULU – Senator Bengkulu, Riri Damayanti John Latief S.Psi mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung langkah yang diambil oleh pihak Pemda Provinsi Bengkulu yang berkomitmen untuk memberlakukan pengetatan ekspor mineral dan batu bara, yang juga berencana menghentikan aktifitas ekspor keluar negeri pada tahun 2017 ini.

“Kita mendukung kebijakan tersebut dan hasil alam Bengkulu termasuk tambang sudah sepatutnya memberikan manfaat untuk kemajuan daerah,” ungkap Riri Damayanti kepada RADAR BENGKULU, kemarin.

Sebenarnya dalam keberadaan perusahaan-perusahaan tambang yang ada di Bengkulu, dimana hasil tambangnya akan di eskpor keluar, apakah itu memang sudah seimbang dengan royalti yang diberikan untuk daerah?

“Kita tidak ingin kekayaan alam daerah kita hanya dikeruk untuk kepentingan pribadi atau kelompok, sementara dampaknya positifnya untuk daerah masih perlu dipertanyakan,” singkatnya.

Sebelumnya dari Plt Kepala Dinas ESDM Provinsi Bengkulu, Oktaviano pernah menegaskan, dia akan konsisten menerapkan sekaligus memberlakukan UU nomor 4 tahun 2009 dan peraturan pemerintah nomor 23 tahun 2010 tentang pengelolaan mineral dan baut bara (Minerba), dimana salah satu bentuk penerapan tersebut dengan tidak mengeluarkan kembali rekomendasi bagi perusahaan yang melakukan ekspor Mineral batuan yang masih bercampur. Artinya, di tahun 2017 ini, seluruh perusahaan tambang batu bara di Bengkulu harus melakukan pemurnian dan pemisahan jenis batuan atau smelter. Jika itu tidak dipenuhi, maka ada kompensasi dilakukan oleh satu perusahaan koorporasi dengan memanfaatkan smelter bersama. (idn)

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

two × 3 =