H. Bambang Permadi SH, MH, Bekerja Dengan Target

H. Bambang Permadi SH, MH, Bekerja Dengan Target

226
BERBAGI
Dedi/RBO: Asdatun Kejati Bengkulu, H. Bambang Permadi SH, MH

H. Bambang Permadi SH, MH ini lahir September 1965 di Lubuk Linggau, Sumatra Selatan dan memiliki seorang istri bernama Hj. Anita Jamaludin SE, MM. Ia sudah beberapa tahun menjalin rumah tangga dan sekarang pasangan romantis itu dikaruniai 4 orang anak.

Beliau sekarang menjabat sebagai Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Adatun) di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu sejak Juni 2016 lalu itu, sudah berhasil mengharumkan nama Kejati Bengkulu. 2 bulan seiringnya tahun 2017 ini, penilaian kinerja Kejati se Indonesia bidang Datun, Kinerja Asdatun Kejati Bengkulu meraih peringkat ke 7.

Bapak yang dikaruniai 4 orang anak ini dikenal sebagai pekerja yang suka mengejar pencapaian target. Sosok itu secara tak langsung menggambarkan kedisiplinan beliau di dunia Pekerjaan. Dua bulan di tahun 2017 ini beliau juga sudah MoU dengan beberapa instansi dan proyek untuk penanganan Perdata.

“Diawal 2017 ini Asdatun Kejati Bengkulu juga sudah MoU dengan 6 Instansi,”ujarnya kemarin.

Sebelumnya Bambang Permadi ini tahun 2010 lalu pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag) TU di Kejati Bengkulu. Sekarang MoU bidang Perdata di 6 Instansi. Yaitu, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu, PTPN VII, PT. Pelindo dan Kementerian Koperasi atau Lembaga Pembiayaan Dana Bergulir (LPDB).

Kemudian Asdatun Kejati Bengkulu juga melakukan pendampingan dengan pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam pembagunan 156 tapak Tower dari Pekalongan hingga ke Pulau Baai Bengkulu. Alhamdulillah sudah terlaksana dengan baik.

“Pendampingan yang kita lakukan dengan PLN ini, saya langsung turun ke lapangan untuk menanyai terkait ganti rugi tanah, perkebunan milik masyarakat. Alhamdulillah selama 2 bulan sudah bisa terselesaikan pelaksanaan ganti rugi untuk lahan masyarakat yang terseret. Sehingga pelaksanaan program pemerintah listrik 200 Kilo Watt (kw). Kita juga mengusahakan di tahun 2019 mendatang tidak ada lagi hambatan untuk pelaksanaan pekerjaan,”terangnya.

Selain itu, mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya tahun 2014-2016 ini pihaknya juga MoU dalam penyelesaian tunggakan Kredit Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM) senilai 3,1 Miliar 2 di wilayah Kota Bengkulu dan 1 di wilayah Kabupaten Rejang Lebong.

Kemudian di BPJS Ketenagakerjaan juga telah menyelsesaikan masalah sengketa tahun lalu dan berhasil mengembalikan uang negara sebesar Rp 320 juta. Kemudian kerja sama dengan Pemda Seluma baru-baru ini sudah berhasil menyelesaikan masalah sengketa BKSDA dengan Pemda Kabupaten Seluma yang saat dibangun 5 selter dan MCK.

“Asdatun selaku Jaksa Pengacara Negara selalu berusaha memberikan yang terbaik dan sesuai dengan target yang ditetapkan Kejaksaan Agung (Kejagung),”tambahnya.

Setiap pekerjaan harus dilaksanakan dengan kesungguhan hati dan pikiran yang jernih. Apabila sudah menyatu pikiran dan hati untuk sungguh-sungguh, pekerjaan apapun itu jangan merasa terbebani. Bekerja dan diiringi dengan doa ! Insya Allah tercapai sesuai dengan yang diinginkan,’’ ujarnya.(cw5).

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

16 + eighteen =