Honorer Bertato dan Tindik Masih Diangkat

Honorer Bertato dan Tindik Masih Diangkat

BERBAGI
AGUS/RBO: Puluhan mantan honorer Pemprov Bengkulu saat mengadukan nasibnya ke Posko Pengaduan Korban Honor Pemerintah, Provinsi, kota dan kabupaten milik pengacara Tarmizi Gumay dan Partners, kemarin (1/3).

Janggal, Ratusan Mantan Honorer Ngadu ke LBH

RBO, BENGKULU – Puluhan mantan pegawai hononer yang sebelumnya pernah bekerja di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov-red) Bengkulu, Rabu kemarin (1/3) mendatangi Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) milik pengacara Tarmizi Gumay yang terletak tidak jauh dari Simpang Skip Kota Bengkulu.

Sementara itu, dijelaskan koordinator eks honorer Pemprov Bengkulu, Hakirin Sekana, S.IKom, kedatangan para eks honorer tersebut guna mengadukan nasibnya.

“Kami ke posko pengaduan Tarmizi Gumay ini untuk mengadukan nasib kami dan mencari keadilan,” ungkap Hakirin, kemarin.

Dijelaskan dia, ada sejumlah kejanggalan dalam proses seleksi guna memangkas tenaga honorer di lingkungan Pemprov Bengkulu belum lama ini.

“Contoh kami, beberapa hari yang lalu penerimaan honorer Satpol PP di provinsi itu ada aturan yang tidak boleh bertato, bertindik. Kemudian yang lulus ini ada yang bertindik dan bertato, nah disitulah kami disini untuk mencari keadilan dan mengadukan nasib kami,” tegasnya. (ags)

Untuk Lebih lengkapnya, BACA HARIAN RADAR BENGKULU EDISI CETAK 2 MARET 2017

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

10 + nineteen =