Tidak Jujur Isi UKT Disanksi

Tidak Jujur Isi UKT Disanksi

114
BERBAGI
Ridwan Nurazi

Rektor: Bisa Dikeluarkan dari Unib

RBO, BENGKULU – Seperti diketahui, Pemerintah telah mengeluarkan aturan mengenai besaran biaya kuliah pada Perguruan Tinggi Negeri (PTN), ketentuan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud).

Adapun salah satu hal penting dalam peraturan tersebut diantaranya, mengenai Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang merupakan sebagian biaya kuliah tunggal yang ditanggung setiap mahasiswa berdasarkan kemampuan ekonominya.

Intinya UKT merupakan sebagian dari biaya kuliah tunggal yang ditanggung setiap mahasiswa berdasarkan kemampuan ekonominya yang dibagi-dibagi ke dalam 5 kelompok.

“UKT yang berlaku di PTN adalah kebijakan yang ditujukan untuk lebih membantu dan meringankan biaya pendidikan mahasiswa,” terang Rektor Universitas Bengkulu (Unib) Dr.Ridwan Nurazi,MSc.

Dijelaskan, penetapan UKT juga memberikan kemudahan untuk memprediksi pengeluaran biaya kuliah mahasiswa tiap semester. Besar kecilnya biaya yang dikeluarkan juga mengikuti besar kecilnya kebutuhan, seperti biaya praktikum di masing-masing program studi.

“Bagi mahasiswa yang kurang mampu, UKT memberikan peluang pembayaran sebesar Rp 0, tentunya dengan dibuktikan persayaratan dan data dari pihak yang berwenang. Sehingga fungsi UKT disini sebagai subsidi silang antara mahasiswa mampu dan tidak mampu secara ekonomi,” bebernya.

Ia mengingatkan, mahasiswa baru Unib agar dapat mengisi form UKT yang diberikan dengan jujur dan apa adanya. Jangan sampai memberikan data yang bukan sebenarnya. Sebab, hal itu akan sangat merugikan mahasiswa yang bersangkutan.

“Kalau ketahuan berbohong akan ada sanksi tegas. Sanksinya dapat berupa pengenaan UKT Tertinggi hingga dikeluarkan dari Unib, karena itu masuk kategori pelanggaran berat,” tegasnya. (ags)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

7 + 9 =