Jalan Rusak, Pertumbuhan Ekonomi Masih Rendah

Jalan Rusak, Pertumbuhan Ekonomi Masih Rendah

76
BERBAGI

RBO, BENGKULU – Kondisi jalan yang sebagian besar berlubang di Provinsi Bengkulu akan berdampak kepada laju pertumbuhan ekonomi. Dimana saat ini kerusakan jalan sudah mendekati angka 40 persen itu berperan sangat besar menekan pertumbuhan ekonomi secara makro. Jalan berlubang yang merupakan infrastruktur dasar itu mengakibatkan distribusi delapan komoditas utama ke daerah menjadi terhambat. Akibatnya, tekanan terhadap inflasi menjadi meningkat.

Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Bengkulu Endang Kurnia Saputra mengatakan, delapan komoditas itu adalah beras, cabai merah, bawang merah, daging ayam, daging sapi, telur, minyak goreng dan gula pasir. Komoditas itu mayoritas didatangkan dari luar Bengkulu…. (idn)

Lebih Lengkapnya baca HARIAN RADAR BENGKULU EDISI CETAK 6 MARET 2017

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

10 + 8 =