Satpol PP Ciduk 22 Pelajar+2 PNS

Satpol PP Ciduk 22 Pelajar+2 PNS

63
BERBAGI
Dedi/RBO: 22 Pelajar diamankan Satpol PP Kota

Main Game dan Karoke Jam Dinas

RBO, BENGKULU – Operasi Satpol PP Kota Bengkulu di beberapa titik Warnet di Kota Bengkulu berhasil mengamankan 22 pelajar SD hingga SMA. Mereka yaitu, berinisial BS SMK 4 Kota Bengkulu, Fa SMK 4, Aj SMPN 9, Vi SMPN 9, Dr SMAN 1, Pu SMAN 1, Al SMAN 1, Ak SMKN 2, Ah SMKN 2, Rs SMPN 9, Yg SMPN 12, Np SMPN 12, Ir SMPN 12, Mu SMPN 12, Ka STM, Jer SDN 19, Ri SDN 19, To SDN, 19, Tn SDN 19, At SMPN2, Ha MTS, dan Av SMPN 15 Kota Bengkulu, yang diangkut ke kantor Satpol PP Kota Bengkulu untuk dibina dan membuat pernyataan. Selain dari 22 orang siswa itu, anggota Satpol PP juga mengamankan 2 orang PNS Pemprov yaitu, Ar dan DP di tempat karaoke Master Fice.

Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Mitrul Ajemi, S.Sos didampingi Kabid Martinah SE mengatakan, memang dioperasi kali ini selain mengamankan 22 orang pelajar juga menemukan 2 PNS yang sedang berkeliaran di luar jam Dinas. Untuk 2 orang PNS itu tidak diangkut ke Kantor Satpol PP cuma dapat mengambil identitas dirinya saja.

“Kita tidak mengamankan 2 orang PNS itu, kita hanya memberi teguran dan akan kita tindak lanjuti ke instansi yang berkaitan dengan Kepegawaian,” imbuhya seusai razia kemarin, (8/3).

Masih dikatakan Mitrul, khusus untuk 2 orang PNS yang ditemukan di tempat Karaoke ini pihaknya akan mengadukan ke Satpol PP Provinsi untuk menindak lebih lanjut.

“Dua orang PNS itu bekerja di salah satu Instansi Pemerintahan Provinsi, nanti kita akan berkoordinasi dengan Satpol PP Provinsi atau kita beritahukan ke pada Pak Gubernur,” tambahnya.

Untuk Pelajar yang diamankan ini pihaknya melanjutkan penjagaan sebagaimana yang ditekadkan oleh Bapak Wali Kota, Bengkulu adalah kota Pelajar. Anggota Satpol PP akan bersinergitas melakukan operasi. 22 orang pelajar ini akan diberi hukuman seperti wawasan kebangsaan dan membuat surat pernyataan.

“Kalau untuk pelajar, kita akan membuat surat penyataan untuk tidak mengulanginya lagi. Nanti kita kan memangil orang tuanya untuk bertanggung jawab atas surat pernyataan itu,” tambahnya.

Masih dilanjutkan Mitrul, ia juga menginbau kepada seluruh pemilik warnet di Kota Bengkulu agar tidak menerima pelajar main ketika jam sekolah. Begitupun dengan tempat hiburan untuk tidak menerima pengunjung yang berpakaian dinas saat jam Dinas.

“Nanti setelah kita peringatkan tetapi masih juga menerima Pelajar yang main saat jam Sekolah kita akan cabut izin usahanya. Begitupun pemilik hiburan seperti tempat Karaoke untuk tidak menerima pengunjung di jam Dinas apalagi sedang berpakaian dinas,” tutupnya.(cw5).

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

fifteen + 3 =