Umroh Modus Baru Untuk Bekerja ke LN

Umroh Modus Baru Untuk Bekerja ke LN

BERBAGI
Topher/RBO: Sosialisasi Pengurusan Pasport Online di Kantor IMIGRASI, 2

RBO, BENGKULU –Berkembangnya teknologi dan informasi dewasa ini membuat warga suatu negara untuk pergi ke negara lainnya bukan hal yang sulit lagi saat ini. Apalagi dengan kemudahan yang didapatkan terhadap layanan Administrasi di kantor imigrasi yang hanya hitungan hari saja sudah jadi paspor nya yang menjadi syarat syah dokumen keluar negeri.

Dengan kemudahan yang didapatkan tersebut dimanfaatkan oleh oknum untuk mengeruk keuntungan dengan memanfaatkan jalur umroh untuk bekerja keluar negeri.

“Kami kaget juga, sekarang sudah ada oknum yang mengaku ingin ke luar negeri untuk Umroh, namun dalam perjalanannya bekerja keluar negeri, nah hl-hal yang demikian inilah yang dapat merugikan orang yang bersangkutan,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I A Bengkulu Rafli, SH saat memberikan penjelasan dalam acara sosialisasi pendaftaran pasport secara online dan pencegahan tenaga kerja Indonesia Non Prosedural di dalam proses penerbitan paspor yang diselanggarakan oleh Kantor Imigrasi Kelas I A Bengkulu, yang dihadiri oleh elemen masyarakat, praktisi tenaga kerja Swasta dan Lurah di Kota Bengkulu, Kamis (9/3).

Dijelaskan dia, Oleh karenanya Petugas Imigrasi harus benar-benar sensitif untuk kasus ini, sebab salah sedikit maka akan berakibat fatal.

“Petugas kami akan melakukan verifikasi terhadap pemohon parpor yang akan keluar negeri, sesuai dengan peraturan yang berlaku,” sampai dia.

Bahkan jika hasil verifikasi yang ditemukan mengandung kecurigaan, maka bisa saja permohonan yang bersangkutan ditolak.

“Ada beberapa orang yang ditolak permohonannya keluar negeri, karena hasil verifikasi saat wawancara ditemukan adanya kejanggalan,” kata dia.

Sementara itu, Kadiv Keimigrasian Kemenkumham Provinsi Bengkulu Himron, mengatakan petugas pemverifikasi saat melakukan wawancara jangan sampai lengah dan kecolongan.

“Jangan sampai lengah dan kecolongan, jika yang bersangkutan misalnya masih muda, menor dan genit, lalu mengatakan akan umroh ketanah suci, dari prilakunya saja sudah mengindikasikan kecurigaan, lalu jangan jika diizinkan maka akan mendatangkan permasalahan dikemudian hari,” sampai dia.

Imbauan kepada masyarakat Bengkulu yang ingin bekerja keluar negeri, silakan menggunakan jalur yang resmi, karena jika bermasalahan di luar negeri, negara akan hadir dan melindungi warganya.

“Jika menggunakan jalur yang tidak resmi, maka negara sulit untuk hadir untuk warganya jika diluar negeri mendapatkan masalah, atau jika bekerja diluar negeri, saat majikan tidak mau membayar gaji dan atau misalnya diperlakukan tidak manusiawi oleh majikannya maka negara tidak bisa membantu jika menggunakan jalur non prosedural, namun jika menggunakan jalur yang prosedural negara akan membantu habis-habisan,” singkat dia. (hcr)

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

three × one =