Polres Rekon Pembunuhan Losmen Handayani

Polres Rekon Pembunuhan Losmen Handayani

112
BERBAGI
Ronal/RBO: Rekontruksi Pembunuhan Handayani(2)

Satu Pelaku Belum Ditangkap

RBO, BENGKULU – Rekonstruksi pembunuhan pemilik Losmen Handyani H Abu Bakar Siddik (53) akhirnya digelar Kamis (09/03) kemarin di kawasan Jalan S. Parman Kelurahan Tanah Patah Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu. Adegan dalam rekontruksi sebanyak 20. Dalam adegan, anggota Sat Reskrim Polres Bengkulu menghadir Ja yang merupakan salah satu dari pelaku. JA (23) ditangkap di Daerah Musirawas tepatnya di Desa Sumber karya RT 2 RW 1 Kelurahan Sumber Jaya Kecamtan STL Ulu Terawas Kabupaten Musirawas.

Diketahui dalam adegan, Ja merupakan sopir pada aksi pembunuhan tersebut. Ja menunggu di mobil Kijang LGX milik korban yang sudah tewas. Hingga membawa dua pelaku, satu pelaku berinisial Yg (24) yang masih buron dan PI (25) yang ditangkap di kediamannya di gang Serasan RT 5 RW 1 Kelurahan Sukamerindu Kecamatan Sungai Serut Kota Bengkulu.

“Ada dua puluh adegan, disini kita lihat pelaku Ja dalam adegan ini memang terlibat. Dari mulai pertemuan, merencanakan dan membawa mobil milik korban keluar TKP. Untuk jumlah tersangka ada tiga orang, satu belum ditemukan,” terang Kapolres Bengkulu AKBP Ardian Indra Nurinta melalui Kasat Reskrim Polres Bengkulu AKP Eka Chandra. Pi saat ini masih terdampar di Rumah Sakit guna penyembuhan intensif medis. Diketahui, Yg merupakan pelaku utama dalam aksi tersebut telah menjadi DPO jajaran Polres Bengkulu.

“Satu pelaku yang belum ditemukan akan disangka pasal 338 KUHP Subsidair, pasal 365 ayat 4 ancamannya untuk 338 yaitu 15 tahun penjara, untuk 365 seumur hidup. Kita mengimbau agar pelaku dapat menyerahkan diri, jika tidak ingin lebih lama di penjara,” tutup Eka.

Peristiwa terjadi Jumat (13/01) sekitar pukul 20.30 WIB lalu, warga digegerkan dengan temuan jenazah tua yang berada di kamar mandi Losmen. Hingga diketahui korban merupakan pemilik losmen itu. Motif dalam aksi ini, pelaku hendak mencuri mobil korban. Rencana akan dijual di Provinsi Sumatera Selatan, namun pihak Polisi berhasil mengamankan dua pelaku dan satu mobil Kijang LGX yang dibawa para pelaku. (run)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

1 × one =