Realistis Sekolah Pungut Sumbangan

Realistis Sekolah Pungut Sumbangan

74
BERBAGI
IWAN/RBO: Dewi Coryati saat menyerahkan bantuan

Dewi Coryati: Tapi Jangan Pungli

RBO, BENGKULU – Semenjak awal tahun 2017 ini dan beralihnya kewenangan untuk sekolah tingkat SMA/SMK dari Pemda Kabupaten/Kota ke Pemda Provinsi, ternyata banyak ditemukan adanya dugaan indikasi Pungutan Liar (Pungli) berdalih sumbangan. Menurut anggota Komisi XI DPR RI Dari Provinsi Bengkulu, Hj. Dewi Coryati M.Si adanya sumbangan itu wajar dan realistis.

“Hal ini memang, waktu saya kunjungan ke sekolah-sekolah ada keluhan yang disampaikan oleh pihak komite sekolah. Realistis saja, apa iya sekolah bisa hidup dengan mengandalkan dari dana BOS saja. Kalau hanya dari dana BOS saja, tentu itu tidak akan mencukupi,” ungkap Dewi Coryati saat ditanyai, kemarin (9/3).

Jika ingin sekolah itu berprestasi, maka dana anggarannya pun juga harus dipersiapkan untuk menunjang setiap kegiatan.

“Yang gak boleh itu Pungli. Tapi kalau sifatnya sumbangan, itu boleh. Jadi bedanya apa antara Pungli dan sumbangan itu? Saya pernah dengar disampaikan oleh Pak waka Polres Mukomuko, ia mengatakan kalau Pungli itu, besarannya ditetapkan sama rata harus sekian. Kalau gak bayar sekian ada sanksi ini itu. Tapi kalau sumbangan, itu dibicarakan terlebih dahulu, didiskusikan oleh komite sekolah, kemudian silakan orang tua menyumbang sesuai dengan kemampuannya,” papar Dewi.

Dan untuk sumbangan itu, jika itu berdasarkan kesepakatan bersama, serta tidak sampai memberatkan orang tua wali murid itu gak apa.

“Yang gak boleh itu kalau yang ditetapkan dan orang tua murid merasa terpaksa. Kalau katanya begitu, tapi saya juga masih menunggu keputusan yang berdasarkan hukum dan aturan yang berlaku. Kan kasihan juga, seperti saat saya pergi kesekolah salah satu SMA, dan ketika saya tanyakan kok bisa ekstrakurikulernya seperti ini, duitnya darimana? Ya ini biayanya dari orang tua wali murid kata mereka. Mereka bisa punya alat, kemudian kostum drumband yang bagus agar menunjang prestasi memang ada sumbangan dari wali murid,” tutup Dewi. (idn)

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY