BOMBARU Bar and Resto, Usung Konsep Halal dan Unik

BOMBARU Bar and Resto, Usung Konsep Halal dan Unik

143
BERBAGI
Bombaru Bar and Resto usung konsep halal dan Unik

OLEH H. CHRISTOPHER

Kota Bengkulu yang memiliki segudang sejarah, baik sejarah kependudukan, Belanda, Inggris dan pra kemerdekaan hingga sekarang, dan hal ini dibuktikan dengan bayaknya peninggalan penjajah pada zaman pendudukan (penjajahan) Hingga era Inggris yang membangun Benteng Marlborough yang menjadi salah satu bukti nyata sejarah peninggalan penjajah tersebut.

Oleh karena bukti nyata sejarah tersebut, hingga sekarang banyak orang yang ingin mengetahui sejarah Kota Bengkulu zaman dahulu, utamanya para turis luar negeri yang ingin mengetahui sejarah Bengkulu dan Benteng Marlborough.

Adalah Merry Irawan yang mampu membaca peluang untuk mempromosikan Bengkulu kepada para turis asing tersebut secara umum. “Saya bingung ketika ada teman dari luar, yang ingin bersantai sembari menikmati sejarah dan kuliner yang unik di Bengkulu ini, karena belum ada lokasi yang demikian,” kata dia kepada jurnalis di Bombaru Bar and Resto Bengkulu.

Oleh karenanya muncullah Ide untuk memanfaatkan bangunan yang terbengkalai bekas gudang senjata Inggris dulu. “Saya melihat di daerah lain konsep resto dan bar yang dipadukan dengan wisata sejarah, kuliner ini bisa jalan, kenapa di Bengkulu tidak bisa, makanya saya berpikir untuk mengontrak bangunan bekas gudang senjata inggris yang terbengkalai ini,” ujar dia.

Setelah menemui pihak yang bersangkutan, maka mulai dimanfaatkan untuk dijadikan Bar and Resto. “Saat kami membersihkan lokasi bangunan ini, berbagai macam hewan ditemukan, ada ular, biawak, lipan, kala jengking dan bahkan batang-batang kayu yang sudah sebesar paha orang dewasa kami angkut dan kami bersihkan,” jelas dia.

Merry menjelaskan, wajar saja banyak binatangnya dan pohon-pohon kayunya, karena bangunan ini sudah sejak 25 tahun lalu tidak pernah difungsikan dan dibengkalaikan.

“Setelah usai dibersihkan, dibenahi, ternyata mulai bertahap sedikit demi sedikit terlihat dan layak untuk dikunjungi, jika ingin menikmati swasana lampau, silakan kesini,” sampai dia.

Bangunan yang dijadikan lokasi Bar and Resto dan diberi nama Bom Baru ini ada sejak 1740 lalu, namun bangunannya masih bagus dan kontruksi bangunanya sangat kokoh dengan ketebalan temboknya hingga 65 Cm atau tiga lapis batu bata zaman dahulu.

“Kalau konstruksi bangunanya tidak perlu diragukan lagi, karena bangunan peninggalan zaman penjajah, apalagi diperuntukkan sebagai gudang senjata tentu sangat kuat, ketebalan dindingnya saja 65 cm atau tiga lapis batu bata,” ujar dia.

Selain tebal dinding bangunan ini sangat keras, dan jika ingin dimanfaatkan atau ingin memasang sesuatu harus menggunakan bor dulu, jika hanya mengandalkan paku tembok maka tidak akan tembus. “Kami tidak ragu dengan bangunannya, agar tetap menarik saat dikunjungi, kami per cantik di dalamnya, dan kami biarkan kesannya sebagai bangunan lama,” sampai dia.

Dipasang pipa tanaman Hidropinik di dindinya, yang direncanakan untuk pengunjung yang ingin menikmati makanan langsung bisa petik di dinding tersebut. “Kami punya konsep yang menarik, nanti ada tanaman di kanan kiri ruangan ini, yang kesemuanya bisa dipetik langsung oleh pengunjung dan bisa langsung dimakan,” sampai dia.

Kopi Kepahiang Menu Andalan

Disisi lain terkait dengan menu andalan Bombaru Bar And Resto adalah Kopi Kepahiang yang dijaga kualitasnya. “Kami juga punya mesin espresso yang kapasitasnya dapat menyuguhkan 6 cangkir Kopi per menitnya,” sampai dia.

Dijelaskan dia, sengaja menggunakan produk lokal untuk Kopi agar juga membantu promosi produk lokal. “Kami menggunakan kopi Kepahiang yang kualitas terbaik, dan terkait pengolahannya disini kami juga menjaga kualitas, namun tetap murah meriah bersahaja,” sampai dia.

Mengenai menu makananya juga cukup menarik untuk keluarga. Dipastikan ketika berkunjung ke Bom Baru ini akan mendapatkan swasana yang baru dan akan ada bayangan peristiwa dan aktivitas prajurit inggris disini.

“Nuansa lampau dan unik serta antik, sehingga pemikiran kita dibawa kepada masa lalu saat zaman penjajahan,” sampai dia.

Wisata Halal dan Unik

Merry menerangkan terkait dengan konsep wisata yang dikembangkan di Bar and Resto miliknya ini adalah konsep wisata sejarah, Halal dan Unik. “Di Bengkulu ini belum ada wisata halal, makanya kita menuju kepada wisata halal, wisata sejarah, dan Wisata kuliner yang unik dan antik,” sampai dia.

Bom Baru juga memiliki kepala Dapur (Koki) yang berpengalaman dari Malaysia yakni Adi.

“Silakan jika ingin menikmati liburan (week end) bersama keluarga disini, dijamin akan mendapatkan pelayanan dan pengunjung juga bebas untuk berswa foto (foto selfie),” sampai dia.

Merry menyebutkan di Bombaru yang memiliki karyawan 22 orang tersebut juga menyediakan live musik yang mulai sejak pukul 22.00 WIB sampai pukul 24.00 WIB.

“Pengunjung juga bisa reques lagu, dan juga bisa menikmati live musik dengan berbagai aliran yakni blues dan Jazz serta aliran-aliran lainnya,” promonya.

Sebagai kepala Koki Adi juga mengatakan pihaknya tetap menyajikan makanan yang sesuai dengan selera pengunjung semaksimal mungkin.

“Kami memaksimalkan menu makanan sesuai dengan cita rasa terbaik dan lidah pengunjung, sehingga pengunjung puas, sebab kepuasan pengunjung adalah kebanggan kami,” ujar dia.

Disisi lain minggu ke tiga Maret ini, pihaknya juga membuka menu khusus untuk anak-anak muda Bengkulu yang suka nongkrong.

“Kami juga menyediakan menu khusus untuk anak nongkrong, anak muda dan mahasiswa dengan koncek yang tidak memberatkan, bahkan hanya dengan Rp 15 Ribu sudah mendapatkan satu paket menu dan minuman yang menarik, intinya jika kawula muda ingin menikmati keindahan kota Bengkulu silakan coba nongkrong di Bombaru Bar and Resto, dijamin akan mendapatkan nuansa baru,” singkat dia. (***)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

three − two =