Edison: Saya Off Dulu, Perlu Regenerasi Kepemimpinan di Demokrat

Edison: Saya Off Dulu, Perlu Regenerasi Kepemimpinan di Demokrat

54
BERBAGI
H. Edison Simbolon, S.Sos, MM

RBO, BENGKULU – Masih harumnya nama Mantan Wakil Walikota Bengkulu, H. Edison Simbolon, S.Sos, M.Si di kalangan masyarakat Bengkulu membuatnya tidak Jumawah atau besar kepala.

Padahal banyak masyarakat yang menginginkan dirinya untuk maju mencalonkan diri sebagai salah satu calon Walikota Bengkulu pada 2018 nanti. Namun dukungan masyarakat tersebut ditolak secara halus oleh yang bersangkutan, dan mengatakan jika dirinya Of dulu mencalonkan diri sebagai calon Walikota Bengkulu ataupun wakil Walikotnya.

“Saya Of dulu mencalonkan diri, walaupun masih banyak masyarakat yang menginginkan saya untuk maju mencalonkan diri sebagai walikota Bengkulu, karena roda kepemimpinan butuh regenerasi,” ujar dia kepada jurnalis saat mewawancarainya.

Bahkan Edison mengatakan masanya saat ini dan masa dirinya menjabat sebagai wakil walikota bersama H. Ahmad Kanedi beberapa pada 2007-2012 sebagai walikota sangat berbeda. “Sekarang silakan kader partai kami yang lainnya yang punya kemampuan dan kesempatan untuk mencalonkan diri,” kata dia.

Sebagai partai yang besar (Partai Demokrat) tidak kekurangan kader yang mumpuni dan memiliki kemampuan untuk menjadi pemimpin dan bahkan hingga tingkat nasional sekalipun.

“Kami tidak kekurangan kader yang mumpuni untuk menjadi pemimpin, tinggal lagi kesempatan dan garisan tangan yang bersangkutan,” sampai dia.

Oleh karenanya di Internal Partai Demokrat Provinsi Bengkulu sendiri setidaknya ada tiga nama yang memiliki kapasitas untuk itu. Yakni Hj. Dian Syakhroza, Riza Nisbach dan Bambang Susino.

“Ketiga nama ini, punya kans dan memiliki kemampuan serta mampu dan telah tebukti,” sampai dia.

Disisi lain, sebagai partai pemilik tiga kursi di DPRD Kota Bengkulu, H. Edison Simbolon mengatakan tidak mematok harus posisi walikota. Namun posisi wakil walikota juga boleh.

“Yang penting kader, mengenai posisi, apakah posisi Wali atau Wakilnya tidak masalah sangat tergantung dengan pembicaraan diinternal dan posisi tawar yang kami miliki,” kata dia.

Edison mengakui mau tidak mau, Partainya harus berkoalisi terhadap partai lainnya, karena masih kurang kursi jika ingin mengusung calon walikota. “Kami butuh berkoalisi, yang jelas partai yang memiliki kesamaan visi dan misi serta sesuai dengan posisi tawar yang dibicarakan,” singkat dia. (hcr)

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY