Pantai Seluma, Perlu Sentuhan Agar Jadi Objek Wisata Andalan

Pantai Seluma, Perlu Sentuhan Agar Jadi Objek Wisata Andalan

245
BERBAGI
Wawan/RBO: Keluarga ini sedang menikmati keindahan pemandangan Pantai Pasar Seluma-Wawan

Oleh: Wawan Ahmad Ridwan 

Pantai Seluma yang berada di Desa Pasar Seluma, Kecamatan Seluma Selatan, merupakan salah satu objek wisata yang sangat diandalkan di Kabupaten Seluma. Lokasinya yang dekat dengan ibukota Kabupaten dengan jarak sekitar 12 Kilo Meter dengan akses jalan yang baik, membuat wisata pantai Seluma tak pernah sepi dikunjungi wisatawan. Baik lokal dari Kabupaten Seluma ataupun dari kabupaten dan provinsi tetangga, bahkan tourist manca negara.

“Pantai Seluma merupakan salah satu wisata unggulan di Kabupaten Seluma. Selain ada Pantai Ancol di Kecamatan Semidang Alas Maras dan Pantai Kungkai di Kecamatan Air Periukan,” ujar Plt Kepala Disporapar Seluma, Rijono SPd. M.Si kepada RADAR BENGKULU Jumat (10/3).

Hamparan pasir yang luas dan bibir pantai yang sangat panjang serta tingginya gelombang pantai dan masih asrinya aneka flora dan fauna di sekitar pantai menawarkan keindahan alam bahari serta membuat pantai Pasar Seluma menjadi distinasi wisata sendiri yang wajib dikunjungi saat berada di Bumi Serasan Seijoan.

“Pantai Pasar Seluma setiap minggunya ramai dikunjungi pada hari Kamis dan Minggu. Pengunjung semakin ramai saat hari libur nasional dan hari besar keagamaan,” ujar Rijono.

Namun sayangnya, belum adanya perhatian khusus terhadap keberadaan sejumlah lokasi wisata dari pemerintah daerah, membuat sejumlah wisata belum begitu tersentuh pembangunan.

Begitu pula yang terjadi di Pantai Seluma. Belum adanya sarana dan prasarana penunjang yang layak, membuat wisata ini terkesan dibiarkan dari tahun ketahun. Bahkan, beberapa bangunan pondok wisata di sekitar pantai sudah rusak. Diduga selain kontruksi bangunan yang ringkih, juga masih banyaknya tangan jahil oknum warga yang tak bertanggung jawab.

Keberadaan Pantai Seluma sebagai obyek wisata sebenarnya sudah cukup lama. Secara fisik tidak banyak yang berubah dari kondisi sarana dan prasarana di pantai ini. Perubahan yang tampak adalah dibangunnya sarana toilet dan pondokan umum.

Namun semakin hari kondisinya semakin kurang terawat dan telah rusak. Tidak adanya pemeliharaan terhadap bangunan umum tersebut mengesankan obyek wisata Pantai Seluma tidak dikelola dengan baik.

“Selain masih belum adanya perhatian serius terkait pendanaan, keberadaan pantai Seluma juga masuk ke kawasan Cagar Alam. Sehingga pembangunanya lambat dan tidak bisa serta merta begitu saja, dan harus mendapat persetujuan dari Kementerian kehutanan. Terkecuali jika status kawasan tersebut dialihkan dari yang semula masuk kawasan Cagar Alam menjadi kawasan hutan TWA (Taman Wisata Alam),” terang Rijono.

Sementara itu, menurut salah satu pengunjung, Isnaini Agustin (16), warga Kelurahan Sido Mulyo Kecamatan Seluma Selatan, keberadaan Pantai Pasar Seluma yang masih alami dan asri menjadi kawasan ini cocok untuk menjadi pilihan berlibur.

“Selain lokasinya dekat, akses jalan sudah bagus juga aman,” ujarnya.

Masyarakat berharap, adanya perhatian dari pihak terkait, agar pantai andalan Seluma ini ditata, serta dipercantik. Sehingga tidak kalah dengan wisata pantai di daerah lain, yang pada akhirnya bisa menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan membantu ekonomi masyarakat sekitar. (One)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

1 × two =