Masya Allah… Gara-Gara Uang Komite Ijazah Ditahan???

Masya Allah… Gara-Gara Uang Komite Ijazah Ditahan???

BERBAGI
Siption Muhadi, S.Ag

Siption Muhadi: Jangan Terjadi Lagi

RBO, BENGKULU – Setelah dugaan Pungli di salah satu SMAN di Kota Bengkulu dilimpahkan ke pihak Inspektorat oleh komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, kali ini ada lagi laporan dari warga masyarakat seperti salah satu SMKN di Kabupaten Kepahiang.

Dimana sekolah tersebut menahan ijazah salah satu muridnya yang telah lulus tahun 2016 akibat belum melunasi biaya uang komite.

“Dari laporan salah seorang wali murid SMKN di Kepahiang, ada salah seorang murid yang sudah lulus UN tahun lalu, hingga saat ini belum menerima ijazah gara-gara belum membayar sumbangan uang komite sebesar Rp 200 ribu,” ungkap anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Siption Muhadi S.Ag saat diwawancarai, Senin (13/3).

Sebenarnya dari laporan yang dia terima lanjut politisi PKB tersebut, tahun 2016 lalu ada sebanyak enam orang anak yang telah lulus ujian, namun ijazahnya ditahan pihak sekolah gara-gara belum membayar uang komite. Akan tetapi dari enam tersebut, lima diantaranya sudah melunasi dan telah mendapatkan ijazahnya.

Namun untuk yang satu orang lagi, belum sanggup melunasi hingga ijazahnya masih tertahan.

“Ini kan sangat kita sesalkan. Ijazah itu sangat dibutuhkan oleh anak tersebut guna melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Bagaimana dia mau mendaftar kuliah jika ijazahnya saja tidak ada. Kemudian juga bagaimana dia mau melamar kerja tanpa ijazah itu,” cecar Siption.

Untuk itu, kedepan, pihaknya berharap kata Siption, kejadian seperti ini jangan lagi terjadi. Sebab dampaknya sangat buruk bagi dunia pendidikan.

“Kita berharap cukuplah kejadian seperti ini. Dan jangan sampai terjadi lagi dikemudian hari. Tadi saya sudah menghubungi pihak PGRI Kabupaten Kepahiang dan minta mereka ikut membereskan soal penahanan ijazah yang dilakukan oleh salah satu SMKN di Kepahiang,” tutupnya. (idn)

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

three + 15 =