Dugaan Kasus Pembangunan Lahan Nelayan, Bakal Ada TSK

Dugaan Kasus Pembangunan Lahan Nelayan, Bakal Ada TSK

120
BERBAGI

Kuras APBN Rp 10 Miliar

RBO, BENGKULU – Sejak tiga bulan melakukan penyelidikan, akhirnya bulan Januari 2017 lalu Kejaksaan Tinggi Bengkulu mengambil sikap dugaan kasus pembangunan lahan nelayan. Dimana dalam Maret ini, Korps Adhyakasa itu akan menetapkan para tersangka. Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu Sendjung Manullang, SH melalui Asisten Pidana Khusus Kejati Bengkulu Henri Nainggolan, SH membenarkan hal tersebut. Namun, dirinya enggan memberikan siapa calon tersangka dalam kasus dana asal APBN ini. Untuk kerugian pun Henri tak mendetailkan besaran nominalnya.

“Kita tunggu hasil kerugian negara, dan saksi ahli dalam perkara itu dahulu. Mudah mudahan dalam bulan ini akan ada tersangka, namun kita belum memberikan siapa saja tersangkanya,” terang Henri Selasa (14/03) kemarin.

Dalam penyelidikan, jika terjadi adanya indikasi dugaan penyalahgunaan dalam pengadaan dana hingga penyedian fisik. Titik lahan pemukiman nelayan ini berada di Kecamatan Kampung Melayu, Kelurahan Berkas, Kelurahan Bajak, Kelurahan Malabro dan Kelurahan Sumur Meleleh. Kasus dugaan korupsi ini sudah melewati tahap penyelidikan.

Beberapa saksi seperti pihak Kontraktor, PPK, Bendahara, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) dan Pokja sudah diperiksa penyidik. Diketahui sudah ada lima orang menjadi saksi dalam kasus ini, seperti pihak Kontraktor, PPK, Bendahara, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) dan Pokja. Hingga tim Jaksa Pidsus Kejati Bengkulu mendapatkan indikasi dugaan korupsi ketika berada di lapangan. Terkait kapasitas para saksi, Henri tak menyebutkan secara detail.

“Jelasnya mereka menyediakan lahan, namun tak sesuai aspeknya,” imbuhnya. Dugaan pelanggaran proyek dari Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Satker P2BL pembangunan rumah neyalan diduga tidak sesuai spek. Pembangunan pemukiman nelayan ini bersumber dari APBN total nilai anggaran hingga Rp 10 miliar. Disetiap titik yang mendapatkan pembangunan pemukiman setidaknya ada 20 unit rumah dibangun di lahan tersebut. (run)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

2 × one =