Pemalsuan E-KTP Terungkap, Dukcapil Tingkatkan Pelayanan

Pemalsuan E-KTP Terungkap, Dukcapil Tingkatkan Pelayanan

179
BERBAGI
Ilustrasi e-KTP

Belangko E-KTP Belum Tetap Song

RBO, BENGKULU – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Bengkulu bertekad meningkatkan pelayanan untuk mengantisipasi adanya pemalsuan e KTP. Dikatakan Kepala Dinas Dukcapil Kota Bengkulu, Drs. H. Sudarto Widyo Seputro M.Si pihaknya sudah mengadakan rapat untuk meningkatkan pelayanan baik itu di kantor maupun di rumah. Memang sudah ada yang melakukan pemalsuan, ya tanggung sendiri risiko oleh pelakunya.

“Memang kita sudah rapat supaya tidak ada kecurangan dalam pembuatan E-KTP ini. Hasil rapat kita mengambil salah satu langkah yaitu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya memang ada kejadian pemalsuan E-KTP itu. Kejadian itu mungkin karena mau cepat atau mau mengurusnya terlalu jauh. Namun pihaknya tak mau hal itu terulang kedua kalinya dan akan mengambil langkah dari segi pelayanan.

“Ya salah satu jalannya kita melayani masyarakat kita kasih kesempatan kepada masyarakat boleh melalui SMS biar kita yang mendatangi alamatnya. Baik itu mengurus KTP, KK Akte dan lain sebagainya setelah melengkapai syaratnya kami siap jemput ke alamat kami rasa langkah ini sudah maksimal,” pungkas Sudarto ke RADAR BENGKULU sekira Pukul 13.45 WIB siang kemarin.

Kemudian dirinya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat kota Bengkulu untuk tidak khawatir mengenai pelayanan pembuatan KTP. Terkait dengan adanya yang memalsuan E-KTP tersebut dirinya membantah kalau ada oknum dari pegawai Dukcapil yang terlibat.

“Saya yakin tidak akan mungkin ada oknum dari Dukcapil. Seandainya terdapat ada oknum dari Dukcapil berupaya untuk memalsukan E-KTP ya tanggung resikonya sendiri, kita sudah mengingatkan, kalau itu masih terjadi ya risikonya sesuai dengan yang disepakati,” tuturnya.

Terkait kapan belangko E-KTP itu ada dirinya belum bisa menjawab dengan pasti karena sekarang masih dalam oroses.

“Untuk belangko E-KTP bulan ini kita baru melakukan pengadaan belum tentu kapan terrealisasinya,” tutupnya.(cw5)

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY