Mantan Ketua DPRD RL Dipenjara 1 Tahun

Mantan Ketua DPRD RL Dipenjara 1 Tahun

76
BERBAGI
Ronal/RBO: Abu Bakar (Baju Batik) Divonis Satu Tahun Akibat Penyelundupan Raskin

Ribut, Ketua Hakim Marah

RBO, BENGKULU – Mantan Ketua DPRD Rejang Lebong, Abu Bakar divonis satu tahun penjara. Dirinya secara sah terbukti melanggar pasal  3 jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP Pidana.

Dengan denda Rp 50 juta, jika tidak membayar maka akan ditambah kurungan selama satu bulan. Putusan itu hanya berbeda setengah tahun dari tuntutan yang menuntut selama 1,5 tahun dari Jaksa Penuntut Umum  Yusma Nelly, SH dan Abdul Rahman, SH.

Ketua Majelis Hakim Dr Jonner Manik, SH, MH dalam persidangan putusan, dikarenakan terdakwa telah mengembalikan kerugian negara sebesar kurang lebih Rp 132 juta secara penuh, ke kas negara.

Ribut, Ketua Hakim Marah

Sebelumnya, persidangan sempat ditunda dikarenakan dari pihak keluarga yang menyaksikan sidang sibuk bermain handphone.

Tampak pada persidangan putusan ini, dihadiri oleh beberapa pihak keluarga dua terdakwa. Keributan  dari suara handphone itu pun memuncak kemarahan Ketua Hakim Jonner Manik, SH ketika membacakan petikan putusan kedua terdakwa.

“Tadi saya sudah bilang, silakan keluar. Jangan bermain handphone di dalam sini. Jika tidak saya tunda sidang ini,” tegasnya.

Setelah itu persidangan dimulai kembali dengan pembacaan vonis terhadap Helmi Saputera alias Kemih terdakwa kasus yang sama. Namun dia sebagai sopir. Helmi Saputera alias Kemih pun divonis selama satu tahun penjara.

Ada yang menarik setelah persidangan selesai. Seperti berita sebelumnya, Abu meminta agar Ketua Camat Binduriang bernama Furqan agar dapat diadili. Pasalnya dirinya mengakui jika Furqan, diduga terlibat dalam penyelundupan raskin tersebut.

“Saya meminta ketua, camat juga diadili, saya harap bapak Kapolda agar mengadili dia juga. Untuk vonis saya terima, ini sebagai pelajaran bagi saya. Agar kedepannya tidak terjadi kembali,” imbuhnya. (run)

 

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY