Pelaku Pencurian Mobil Lintas Provinsi Ditangkap

Pelaku Pencurian Mobil Lintas Provinsi Ditangkap

83
BERBAGI
Ronal/RBO: Dua Pencuri Mobil Lintas Provinsi ditangkap Polisi

Hasil Curian Untuk Judi Sabung Ayam

RBO, BENGKULU – Dua pelaku pencurian mobil berhasil dibekuk jajaran Polres Bengkulu. Keduanya yakni Ag (32) warga  Jalan Al Mukaromah 17 No  54 RT 27 RW 05 Kelurahan Dusun Besar Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu dan He (28) warga Kabupaten Empat Lawang Kecamatan Muara Pinang Provinsi Sumatera Selatan.

Pelaku lintas Provinsi, dikarenakan dari pengakuan pelaku hasil curian dijual ke kediaman He di Empat Lawang. Kronologisnya, Minggu (13/12/2015) lalu pukul 03.00 WIB Ag melihat mobil Mitsubishi Pick Up tipe TS warna hitam milik Sistya Ningsih yang diparkirkan di kediamannya Jalan Dempo Raya Kelurahan Tebeng Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu.

Melihat kondisi sepi, pelaku mencongkel mobil dengan kunci T dan memotong kabel dan disambungkan untuk dihidupkan. Setelah berhasil, sekira beberapa jam kemudian mobil itu dibawa ke kawasan Kelurahan Pagar Dewa, tepatnya Kampus STAIN atau IAIN.

“Disana variasi besi mobil yang berada di atas kepala, belakang kepala mobil dan di bawah dilepas oleh dia. Pelat nomornya diganti juga, agar tidak diketahui orang lain,” terang Kapolres Bengkulu AKBP Ardian Indra Nurinta didampingi Kasat Reskrim Polres Bengkulu AKP Eka Chandra saat jumpa pers, Rabu (15/03) kemarin di Mapolres. Rencananya mobil tersebut akan dijual ke Kabupaten Empat Lawang. Besok harinya, Senin pukul 06.00 Wib Ag membawa mobil itu ke He di Kabupaten Empat Lawang Kecamatan Muara Pinang.

“Dijual ke He, kita sudah amankan pelakunya, doakan saja agar kita berhasil mendapatkan mobilnya,” tambahnya. Sesampai di Empat Lawang sekira pukul 13.00 WIB, disana Ag dan He bernegosiasi. Hingga akhirnya, He memutuskan membayar Rp 12 Juta. “Dijual dua belas juta rupiah, uang nya habis digunakan judi sambung ayam,” imbuh Kapolres.

Diketahui Ag merupakan jaringan pencuri mobil lintas Provinsi Bengkulu. Ag yang merupakan warga asal Kabupaten Empat Lawang kerap menjual hasil curian itu ke He. Terlebih lagi Ag pernah beraksi di tiga TKP, terkait hal tersebut Ardian masih enggan berkomentar banyak.

Menariknya, dalam jumpa pers untuk kesekian kalinya, Ardian menegaskan para pelaku pencurian kebanyakan berasal dari Kabupaten Empat Lawang.  “Hasil penyidikan dia sendiri yang mencuri, belum ada jaringan lain. Sebenarnya, rata rata yang kerap kita bekuk pelaku berasal dari Lintang. Faktanya memang seperti itu, kayak hasil sembilan curanmor yang kita tangkap kemarin juga mereka jual ke sana, mereka akan kita sanksi dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara,” imbuh Kapolres (run)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

five × 5 =