Ini Sikap Bunda Fitri Soal Berat Baju Adat 5 Kg Dikenakan

Ini Sikap Bunda Fitri Soal Berat Baju Adat 5 Kg Dikenakan

90
BERBAGI
Ny. Fitri Hijazi

RBO, CURUP – Terkait soal pernyataan Ketua Badan Musyawarah Adat (BMA) Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu Herman Firnadi, S.Sos, yang mengaku kalau baju adat yang tengah dipersiapkan untuk prosesi pemberian gelar adat kepada Bunda Fitri Hertikasari Hijazi, SE, bersamaan dengan momen peringatan HUT Kota Curup, diperkirakan memiliki berat mencapai 5 Kg lengkap dengan asesorisnya.

Terkait hal itu, Bunda Fitri ditemui disela-sela kegiatan Sosialisasi, Monitoring, Evaluasi dan pelaporan (SMEP) kemarin siang (15/03), memiliki sikap yang cukup bijak soal berat baju adat yang akan ia kenakan saat prosesi pemberian gelar adat tersebut.

Istri Bupati Rejang Lebong Ahmad Hijazi, ini mengaku siap mengenakan baju adat tersebut meski dengan berat sebanyak 5 Kg.”Pokoknya berat atau tidak, siap atau tidak tentu harus siap dan harus saya pakai. Karena prosesi pemberian gelar adat ini adalah momen yang sakral sehingga apapun yang menjadi ketentuan adat maka saya harus pakai,” tegas Bunda sambil melempar senyumnya kepada warga sekitar yang hadir dalam acara SMEP tersebut.

Ditanya soal apakah ada persiapan khusus baik fisik atau hal lainnya menjelang momen persiapan pemberian gelar adat. Ia dengan santai menjawab tidak ada persiapan khusus soal hal itu.

Namun demikian sesuai dengan tradisi adat maka sebagai manusia biasa tentu harus selalu menjaga kondisi kesehatan karena itu modal dalam melaksanakan berbagai aktivitas.”Jadi tidak ada yang perlu dipersiapkan. Selain mempersiapkan waktu agar proses tersebut berjalan lancar dan sukses,” jelasnya. (gol)

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY