Tak Diperhatikan, Nakau Ancam Keluar Benteng

Tak Diperhatikan, Nakau Ancam Keluar Benteng

44
BERBAGI
Dedi/RBO: Kades Nakau, Nazarudin saat menyampaikan ancaman memisahkan diri dari Benteng bila desanya tak ada pembangunan.

RBO, BENTENG – Kecewa tak diperhatikan dan pembangunan terkesan lamban, membuat Kades Nakau Kecamatan Talang Empat, Nazarudin mengancam keluar dari Benteng dan bergabung ke Kota Bengkulu dalam lingkup Kecamatan Sungai Serut. Ini disampaikannya dalam forum saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan yang diselenggarakan kemarin (15/3) di kantor Kecamatan Talang Empat.

“Desa Nakau merupakan pintu gerbang Benteng, hanya saja pembangunan dari Pemda terkesan lamban. Beberapa dusun juga belum teraliri listrik, bahkan ada jembatan tak berujung atau disebut warga jembatan hantu. Jika memang tak diperhatikan maka kami akan keluar dari Benteng dan bergabung ke Kota Bengkulu. Tegas saya katakan ini sebagai ancaman, sebab sudah 8 tahun Benteng mekar namun geliat pembangunan masih sangat lamban,” kata Nazarudin.

Dia menambahkan beberapa kali usulan pembangunan melalui OPD, baik saat reses maupun Musrenbang sering tak digubris. Sebab itu, pihaknya meminta pada Musrenbang kali ini apa yang menjadi usulan pembangunan dari Nakau betul-betul diperhatikan dan direalisasikan.

“Jika tidak direalisasikan, sepertinya tidak usah ada Musrenbang. Sebab usulan sering tak diakomodir. Jadi terkesan sia-sia saja menyampaikan usulan baik Musrenbang maupun reses dewan,” ungkapnya.

Menanggapi ancaman itu, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Barenlitbang), Nurul Iwan Setiawan, M.Si menjelaskan pihaknya dalam melakukan perencanaan pembangunan menggunakan skala prioritas, disamping itu juga sangat tergantung pada pembahasan di Badan Anggaran (Banggar) DPRD Benteng.

“Kami berusaha pembangunan dilakukan secara merata, betul jika Nakau adalah pintu gerbang Benteng. Tahun 2018, pintu gerbang Benteng kami prioritaskan pembangunannya. Ini juga sebagai indentitas kalau warga yang melintas sudah masuk ke Benteng,” ujar Iwan. (tan)

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY