Bupati Tak Mau Gunakan Tanah Jurang Untuk TIC

Bupati Tak Mau Gunakan Tanah Jurang Untuk TIC

63
BERBAGI
Ikrok/RBO: Bupati, Dandim, Danramil, Kadis Kesehatan dan anggota DPRD Kepahiang siap sukseskan program TMMD TNI AD Reg Ke-98 di Kabupaten Kepahiang.

Kementrian Juga Tak Mau

RBO, KEPAHIANG – Lahan jurang yang dibeli Pemerintah Kabupaten Kepahiang seharga Rp 3,8 miliar, rencananya akan dibangun gedung Pusat Informasi Wisata atau Tourism Information Centre (TIC). Tetapi, Bupati Kepahiang Dr. Ir. Hidayatullah Sjahid, MM, tidak akan membangun disana, tanah tersebut akan ditinggalkan, karena gedung TIC akan dibangun dibelakang POM Bensin Kelobak.

Bupati mengatakan bahwa gedung TIC tidak bisa dibangun di tanah jurang yang dibeli pada masa bupati sebelumnya itu, karena tidak sesuai dengan keinginan Kementerian Pariwisata.

“Dibawah itu jurang bagaimana kita mau bangun gedung, yang ngasih uangnya tidak mau disana, itukan uang dari kementerian Pariwisata Rp 1,2 miliar,”ujar bupati, Rabu (22/03) siang.

Ketika disinggung untuk apa Pemkab Kepahiang masa itu membeli lahan dimaksud, bupati tidak mau berkometar banyak. Dia hanya mengatakan tidak tahu. Tetapi bila dipaksakan dibangun ditanah jurang tersebut, bupati kuatir akan turun mengunakan tali.

“Saya tidak tahu, katanya pengadaan tahun 2015, tetapi yang punya uang tidak mau dibangun disitu, nanti kita pakai tali turun kebawah,”sampainya.

Setelah dilakukan survey bersama tim Kementerian Pariwisata, jatuhlah pembangunan tersebut ditanah Kementerian Kehutanan belakang POM Bensin Kelobak. Tetapi rencana pembangunan belum bisa direalisasikan cepat, karena masih menunggu pengampusan aset yang masih tersisa.

“Kini masih ado bangunan walaupun sudah reot (gubuk), tetapi perlu mekanisme pengampusan, saya tidak mau terjadi lagi seperti Puskesmas Cugung Lalang,”ungkap bupati. (izu)

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY