Dimediasi Sekda, Akhirnya Jawoto Minta Maaf

Dimediasi Sekda, Akhirnya Jawoto Minta Maaf

BERBAGI
Seno/RBO: Pertemuan Awak Media dengan Jawoto yang difasilasi Sekda Mukomuko.

Boikot Berita BKPSDM  Dihentikan

RBO, MUKOMUKO – Setelah mendapat kecaman dari berbagai pihak atas kebijakan memberikan waktu untuk konfirmasi bagi wartawan dan LSM hanya dibolehkan  di atas jam 3 atau beberapa hari belakangan ini dikenal dengan kebijakan ‘jam 3’, akhirnya Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mukomuko, Jawoto, S.Pd., SE, M.Pd menarik kebijakan tersebut. Dalam kata lain, di instasi BKPSDM tidak ada lagi pembatasan waktu seperti bebera hari belakangan ini.

Pernyataan pencabutan ini, disampaikan langsung oleh Jawoto didampingi Sekda Mukomuko, Syafkani, SP dihadapan belasan wartawan Mukomuko, Kamis (23/3) diruang Sekda.

Pada pertemuan ini pula, Jawoto menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh insan Pers  karena kebijakannya membuat resah sejumlah pihak, khususnya awak Media dan masyarakat yang bergerak dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

“Orang bijak berkata, tidak bisa kita membuat telur dadar kalau tidak ada telur yang pecah. Dalam artian, dengan adanya masalah ini saya berkesempatan dan diingatkan untuk membaca aturan atau Undang-Undang tentang Pers. Mungkin persoalan ini mendatangkan hikmah juga bagi kawan-kawan wartawan dan LSM. Kesempatan ini saya nyatakan, kebijakan tidak tertulis (Kebijakan ‘jam 3) yang penah saya terapkan di BKPSDM tidak ada lagi, sudah dicabut dan kita kembali seperti semula. Setelah ini saya berharap antara Pers dan BKPSDM dan juga saya bisa menjalin kerjasama yang jauh lebih baik,” tutur Jawoto.

Menanggapi pemohonan maaf itu, wartawan yang tergabung dalam Persatuan Jurnalis Mukomuko (PJM) yang diwakili Ketua PJM, Amris Tanjung menyampaikan menerima permohonan maaf tersebut.

“Pada dasarnya kita disini saling memaafkan,” jawab Amris setelah mendengar penyataan Jawoto.

Tambahnya, melalui silaturahim  ini, permasalahan yang sempat membuat jurnalis Mukomuko resah, sudah clear atau tidak ada permasalahan lagi. Dengan itu, lanjutnya, pemboikotan terhadap berita positif BKPSDM beberapa hari yang lalu dihentikan.

Masih pada acara tersebut, Sekda Mukomuko yang langsung memediasi keduabelah pihak berharap, tidak ada lagi sisa-sisa ketersinggungan di hati masing-masing. Ia juga menekankan harapannya terhadap peran media dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Mukomuko.

Petemuan yang berlangsung sekitar sejam ini, diakhiri dengan jabatan tangan dan pelukan bernuansa keakraban. (sam)

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

18 − 9 =