Patung Raksasa Ogoh-Ogoh Siap Hibur Warga Seluma

Patung Raksasa Ogoh-Ogoh Siap Hibur Warga Seluma

BERBAGI
Nyepi

RBO,SELUMA – Adat dan budaya di Provinsi Bengkulu sangat banyak. Semuanya siap untuk mendukung program pariwisata di Provinsi Bengkulu. Salah satunya yang ada di Kabupaten Seluma.

Menyambut hari raya Nyepi pada 28 Maret 2017 ini, masyarakat Tran Bali  di Desa Talang Benuang, Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma telah melakukan persiapan. Diantaranya, dari segi adat, mereka  telah menyiapkan patung raksasa ogoh-ogoh.

Persiapan Pencaruan atau biasa disebut bersih Desa, persiapan acara musik Gong Beleganjur. Dan untuk acara beleganjur telah mulai dilaksanakan pada hari Jumat, 24 Maret 2017 dan diikuti segenap masyarakat Hindu setempat yang berjumlah  kurang lebih sekitar 400 orang.

‘’Selanjutnya pada malam tanggal 27 Maret 2017 akan melaksanakan ritual adat  Pengrupukan. Yakni mengarak patung raksasa ogoh-ogoh keliling kampung masyarakat Bali, yang mana ritual ini dipercaya untuk mengusir roh-roh jahat,’’ ujar Wayan Torsina (35), Ketua adat masyarakat Bali Desa Talang Benuang saat ditemui RADAR BENGKULU, Jumat (24/3).

Lebih lanjut dikatkan, ”Ogoh-ogoh ini diartikan sebagai ritual untuk mengusir roh-roh jahat dan akan diarak keliling kampung. Selain itu juga untuk membuang sial didusun. Sehingga nantinya masyarakat akan nyaman dalam melaksanakan ibadah nyepi.

Selanjutnya, paparnya, setelah diarak keliling kampung, patung raksasa ogoh-ogoh ini akan dibakar di pertigaan jalan desa setempat. Dalam penyelenggaraan persiapan sebelum hari raya nyepi ini, sumber dananya diperoleh dari swadaya masyarakat Hindu setempat.

‘’Untuk pelaksanaan hari raya nyepi ini akan dilaksanakan pada tanggal 28 Maret 2017 hingga pertengahan malam pada tanggal 29 Maret 2017.’’

Dalam pelaksanaan nyepi ini ada tiga adat atau ibadah-ibadah yang akan dilaksanakan. Pertama, Amati Lelungan atau tidak boleh Keluar Rumah. Kedua, Amati Geni, yakni tidak boleh menghidupkan api.  Ketiga, yaitu Amati Karye, yaitu masyarakat tidak boleh bekerja selama ibadah nyepi berlangsung hingga tanggal 29 Maret 2017 sampai pukul 12 malam. (MG 04)

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

13 − 8 =