Membangun Nasionalisme Indonesia dari Bengkulu

Membangun Nasionalisme Indonesia dari Bengkulu

70
BERBAGI
H. Ahmad Kanedi, SH, MH

Pesan Presiden: Bengkulu Jadi Destinasi Wisata Sejarah

RBO, BENGKULU – Presiden Joko Widodo, kata H. Ahmad Kanedi, SH, MH berpesan Provinsi Bengkulu harus menjadi salah satu destinasi wisata khususnya wisata sejarah.

“Beliau pernah berpesan kepada saya, jika Bengkulu harus menjadi salah satu destinasi wajib wisata sejarah bangsa Indonesia,” kata H. Ahmad Kanedi, yang biasa disapa Bang Ken ini kepada jurnalis, Selasa (28/3/2017).

Menurut Bang Ken, Secara umum Bengkulu patut berbangga hati karena memiliki banyak obyek wisata sejarah yang berhubungan langsung dengan nasionalisme Indonesia.

“Kita harus bangga, misalnya kita punya Rumah Bung Karno, Rumah Fatmawati, dan banyak lagi obyek wisata yang berhubungan langsung dengan semangat juang nasionalisme Indonesia,” sampai dia.

Bang Ken yang selalu menggaungkan semangat kebangsaan Indonesia ini mengakui, Bengkulu dalam hal yang demikian masih sangat kurang, hanya saja harus dimulai dari sekarang. “Sayang bangunan-bangunan bersejarah yang ada terbengkalai, dan belum tergarap maksimal,” ujar dia.

Sebab masing-masing daerah memiliki marwah tersendiri dan Bengkulu harus memiliki marwah dan karakteristik serta semangat kebangsaan tersendiri. Misalnya Bandung dikenal dengan kota kembang dan Modis, jogya dikenal merakyat, jakarta dikenal dengan Produktifitas yang tinggi, Palembang dengan mode dan gaya, Medan dengan semangat juang yang tinggi, Bengkulu harus dengan nasionalismenya.

“Artinya Bengkulu terbuka dan memiliki semangat nasionalisme yang tinggi terhadap kebangsaan Indonesia,” kata dia.

Oleh karenanya semua masyarakat Bengkulu harus memiliki kesadaran kolektif dimana untuk memaksimalkan pembangunan yang ada sebab apa yang dilakukan sekarang adalah hasil dari perjuangan dari para pahlawan.

“Saatnya kita membangun dengan semangat juang yang tinggi untuk meraih cita-cita yakni kemakmuran dan kemajuan bersama masyarakat Bengkulu,” ujar dia.

Bengkulu harus bangkit dari ketertinggalan dalam segala bidang, baik pendidikan, ekonomi dan kemiskinan. “Saatnya kita bersama membangun untuk kesejahteraan bersama,” tutup dia. (hcr)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

16 − 1 =