Minta Proyek, PNS Ini Dipecat, Juga Ngaku Keluarga Gubernur

Minta Proyek, PNS Ini Dipecat, Juga Ngaku Keluarga Gubernur

BERBAGI
Gubernur Bengkulu - Ridwan Mukti

RBO, BENGKULU – Seperti diberitakan sebelumnya, belum lama ini beredar isu oknum yang mengaku sebagai adik ipar Gubernur Bengkulu Dr.H.Ridwan Mukti,MH yang memaksa dan meminta proyek kepada Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu.

Sementara itu, guna menindaklanjuti permasalahan ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu melakukan klarifikasi terkait dengan isu tersebut dan yang menyatakan bahwa oknum tersebut bukan merupakan keluarga Gubernur dan ternyata berita yang beredar selama ini tidak benar.

“Setelah kami verifikasi ternyata tidak ada kaitannya dengan keluarga Gubernur. Tidak ada kaitannya seperti yang difitnahkan bahwa itu adalah adik iparnya Gubernur,” tegas Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu Drs.Ade Erlangga, M.Si, kemarin (27/3).

Disisi lain, Ia menegaskan tidak ada ancaman dari keluarga Gubernur terhadap PPTK. Jika ada yang mengatas namakan bahwa ini adik ipar Gubernur atau keluarga Gubernur, maka menurutnya dapat dipastikan bahwa itu tidak benar. Karena tambahnya tidak ada perintah dan Gubernur juga melarang untuk keterlibatan di dalam kegiatan – kegiatan atau berbisnis di dalam birokrasi pemerintah.

“Saya nyatakan ini adalah berita tidak benar, atau berita Hoax! PPTK tidak bisa diancam apapun juga. Karena PPTK hanya melaksanakan apa yang sudah menjadi ketentuan siapa yang menjadi pemenang dari ULP dan saya pastikan tidak ada paksaan siapa yang menjadi pemenang apalagi merekomendasikan pihak tertentu,” tegasnya.

Sementara itu, Ia sendiri menyayangkan dengan beredarnya berita–berita tersebut tanpa melakukan klarifikasi sebelumnya kepada pihak terkait dan juga berharap agar kejadian tidak menyenangkan seperti ini tidak terulang dimasa yang akan datang.

“Sebaiknya memang harus konfirmasi apakah benar bahwa itu adalah adik ipar Gubernur dan itu seharusnya dikonfirmasi terlebih dahulu. Harus diverifikasi serta orang yang menjadi narasumber juga terjadi blunder kenapa harus menyatakan bahwa itu adalah adik ipar Gubernur, ini suatu kesalahan yang besar yang di ekspose tanpa konfirmasi dahulu,” terangnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh, terkait dengan oknum yang mengaku sebagai adik ipar Gubernur, diketahui merupakan pejabat struktural eselon III di lingkungan Pemprov Bengkulu berinisial Z. Tim Baperjakat Pemprov Bengkulu telah melakukan rapat dan mengambil keputusan untuk melakukan pemecatan terhadap oknum tersebut. Hal utama pemecatan ini karena oknum tersebut telah melakukan bisnis di dalam birokrasi pemerintah.

“Terhitung hari ini (Senin kemarin-red) dibebas tugaskan karena beliau mencoba bermain dan terlibat di dalam kegiatan berbisnis di dalam jabatan,” jelas Plt Kepala Dinas Kepegawaian Daerah Pemprov Bengkulu, Drs.Ari Narsa JS.

Senada, Plt.Inspektorat Provinsi Bengkulu Marsya Siahaan juga mengungkapkan bahwa hal ini menjadi sebuah pembelajaran penting di lingkungan Pemrov Bengkulu. Baik itu kepala dinas maupun eselon III maupun IV dan staff harus mengingat Pakta Integritas yang sudah ditanda tangani bahwa ini tidak main – main.

“Pak Gubernur juga tidak main–main terkait pakta integritas kemarin, ” jelasnya singkat. (ags)

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

sixteen + 5 =